Jakarta – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian melontarkan gagasan strategis, mengajak kementerian dan lembaga lain untuk memberikan penghargaan kepada pemerintah daerah (Pemda) yang menorehkan kinerja gemilang. Langkah ini dinilai sebagai katalisator motivasi sekaligus stimulus bagi peningkatan kualitas pelayanan publik di tingkat daerah. Ajakan ini disampaikan dalam rangkaian acara Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi 2026 Batch II Regional Sumatera di Kota Batam, Kepulauan Riau. Informasi ini dihimpun oleh Internationalmedia.co.id – News.
Lebih dari sekadar motivasi internal, Tito menggarisbawahi pentingnya apresiasi ini untuk mengikis persepsi negatif publik yang kerap terbentuk akibat ulah segelintir oknum kepala daerah yang tersandung masalah hukum. Melalui ajang ini, publik diharapkan dapat menyaksikan bahwa banyak pemimpin daerah yang berintegritas dan berprestasi.

Mendagri secara terbuka mempersilakan kementerian dan lembaga lain untuk turut serta dalam memberikan penghargaan. Beliau menegaskan, "Kami mengundang rekan-rekan menteri atau pimpinan lembaga yang ingin memanfaatkan acara ini, jika ingin juga memberikan penghargaan, silakan." Pernyataan ini disampaikan dalam keterangan tertulis pada Kamis (13/8/2026).
Langkah konkret telah diinisiasi oleh Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) yang memberikan contoh nyata. Mereka mengalokasikan kuota bedah rumah bagi daerah yang berhasil mengimplementasikan Program 3 Juta Rumah, sebuah bentuk apresiasi yang langsung menyentuh kebutuhan masyarakat. Selain itu, bentuk penghargaan lain yang umum diberikan adalah insentif fiskal. Dana ini tidak diberikan secara tunai kepada individu, melainkan langsung dialokasikan ke dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) sebagai suntikan modal pembangunan.
Potensi kolaborasi serupa juga terbuka lebar bagi Kementerian Kesehatan (Kemenkes) maupun Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen). Kedua kementerian ini dapat menyalurkan dukungan atau program sesuai kewenangan mereka, seperti melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) di sektor-sektor spesifik. "Mungkin Menteri Kesehatan, Menteri Pendidikan, mereka punya dana alokasi khusus di bidang-bidang tertentu, maka kita persilakan juga kalau mau bergabung," jelas Tito.
Ajang Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi 2026 Batch II Regional Sumatera, yang diselenggarakan oleh Kementerian Dalam Negeri pada Rabu (12/8) di Batam, menjadi platform utama untuk pengakuan ini. Penghargaan mencakup empat kategori krusial: Akses dan Kualitas Layanan Kesehatan, Implementasi Program 3 Juta Rumah, Pengelolaan Sampah dan Lingkungan Asri, serta Akses Penduduk ke Layanan Pendidikan. Dalam proses penilaiannya, Kemendagri tidak bekerja sendiri, melainkan menggandeng kementerian dan lembaga terkait sesuai dengan bidang keahlian masing-masing, memastikan objektivitas dan relevansi.
