Kisah heroik datang dari Kasepuhan Ciptamulya, Desa Sirnaresmi, Kabupaten Sukabumi, di mana seorang nenek berusia 67 tahun, Uwar, berhasil selamat dari amukan si jago merah. Internationalmedia.co.id – News melaporkan, Nenek Uwar tak ragu melompat dari rumah panggungnya demi lolos dari kobaran api yang melahap pemukiman tersebut.
Nenek Uwar menceritakan, insiden mengerikan itu terjadi pada Sabtu (25/7) sekitar pukul 13.00 WIB. Saat itu, ia sedang berada di dalam rumah bersama sang anak. Ketenangan mereka seketika buyar ketika kepulan asap tebal dan kobaran api mulai terlihat muncul dari area WC umum yang letaknya tak jauh dari kediamannya.

Tanpa berpikir panjang, naluri bertahan hidup mendorong Nenek Uwar untuk nekat melompat keluar dari rumah panggungnya. Ia segera mencari bantuan warga sekitar. "Pas ada api di kamar mandi (WC umum), langsung loncat dari rumah buat minta tolong. Pas balik lagi, api udah di tengah-tengah lembur (kampung)," ujar Uwar, seperti dikutip dari internationalmedia.co.id.
Beruntung, rumah tinggal Nenek Uwar hanya mengalami kerusakan di beberapa bagian, dan barang-barang di dalamnya berhasil diselamatkan. Namun, kerugian besar tak terhindarkan. Lima lumbung padi milik keluarganya ludes terbakar tanpa sisa. "Rumah cuma sepotong yang kena, barang-barang alhamdulillah enggak terbakar. Tapi lima lumbung padi habis semua, padahal itu stok buat bertahun-tahun," ungkapnya dengan nada prihatin.
Secara keseluruhan, bencana kebakaran di Kasepuhan Ciptamulya ini menghanguskan setidaknya 70 rumah warga. Dampaknya, tercatat ada 420 jiwa yang terpaksa mengungsi dan kehilangan tempat tinggal akibat insiden tragis ini.
