Warga Kampung Bojong di Desa Gabus, Kecamatan Kopo, Kabupaten Serang, Banten, kini harus menghadapi kenyataan pahit. Sungai Cibeureum, yang selama ini menjadi urat nadi kehidupan mereka, mendadak mengeluarkan bau menyengat layaknya comberan. Internationalmedia.co.id – News melaporkan, perubahan drastis ini mengganggu aktivitas mandi, cuci, dan kakus (MCK) yang secara turun-temurun bergantung pada kejernihan air sungai tersebut.
Khoir, salah seorang warga setempat, mengungkapkan kekagetannya. Menurutnya, air sungai yang biasanya bening kini berubah warna menjadi cokelat pekat, disertai aroma tak sedap yang menusuk hidung. "Kalau biasanya saat musim kemarau air Sungai Cibeureum bening, sekarang berubah keruh dan baunya menyengat seperti comberan. Perbedaannya sangat jauh dibanding sebelumnya," ujar Khoir pada Kamis (9/7/2026).

Merasa terganggu dengan kondisi tersebut, Khoir yang rumahnya tak jauh dari aliran sungai, berinisiatif menyusuri tepi sungai untuk mencari tahu sumber masalahnya. Dari hasil pengamatannya, ia menduga kuat adanya aktivitas pembuangan limbah di bagian hulu sungai. "Saya baru menyusuri sampai titik tertentu saja yang dekat. Kemungkinan dampaknya lebih jauh lagi ke hilir," jelasnya. Kecurigaan Khoir mengarah pada sebuah perusahaan yang baru beroperasi beberapa minggu terakhir di kawasan hulu. "Sumber pencemaran diduga berasal dari kawasan sekitar sebuah perusahaan yang baru beroperasi beberapa minggu terakhir. Namun, hal itu tentu perlu dibuktikan lebih lanjut oleh pihak berwenang," tambahnya, menekankan perlunya investigasi resmi.
Perubahan drastis ini sontak membuat warga kesulitan. Aktivitas harian seperti mandi, mencuci pakaian, dan kebutuhan domestik lainnya kini terhambat total. Air sungai yang kotor dan berbau busuk sudah tidak layak lagi digunakan. "Kasihan warga yang masih memanfaatkan sungai. Sekarang banyak yang mengeluh karena airnya sudah tidak layak seperti dulu," keluh Khoir. Kondisi ini mendesak pihak terkait untuk segera turun tangan melakukan penyelidikan dan menemukan solusi permanen agar Sungai Cibeureum dapat kembali jernih dan bermanfaat bagi masyarakat.
