Internationalmedia.co.id – News – Bupati Sukoharjo, Etik Suryani, mendatangi Gedung Merah Putih Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Jakarta setelah terjaring operasi tangkap tangan (OTT) terkait dugaan kasus pemerasan terhadap sejumlah bawahannya. Etik langsung digiring masuk ke dalam gedung untuk menjalani pemeriksaan intensif oleh penyidik.
Berdasarkan pantauan Internationalmedia.co.id di lokasi, tepatnya di Gedung Merah Putih KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, Jumat (10/7/2026) pagi, Etik Suryani tiba sekitar pukul 09.37 WIB. Mengenakan pakaian serba hitam dan masker senada, Etik tidak mengeluarkan sepatah kata pun kepada awak media yang telah menunggunya. Ia tampak langsung diarahkan petugas menuju ruang pemeriksaan.

Kasus OTT ini diduga kuat berkaitan dengan praktik pemerasan yang dilakukan oleh Bupati Etik terhadap sejumlah perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sukoharjo. Dalam operasi senyap ini, total lima orang berhasil diamankan oleh tim penyidik KPK.
Kabar mengenai penangkapan ini sebelumnya telah dikonfirmasi oleh Wakil Ketua KPK, Fitroh Rohcahyanto. Meskipun membenarkan adanya operasi tersebut, Fitroh belum merinci identitas lengkap pihak-pihak lain yang turut diamankan selain Bupati Etik.
Saat ini, seluruh individu yang terjaring OTT masih berstatus sebagai terperiksa. Sesuai prosedur, Komisi Antikorupsi memiliki batas waktu 1×24 jam untuk menentukan dan mengumumkan status hukum resmi para pihak yang terlibat dalam kasus dugaan pemerasan ini.
