Penyelidikan mendalam terhadap insiden kecelakaan tunggal yang menimpa supercar McLaren 720S milik YouTuber game ternama asal Sukoharjo, Andra ST, mulai menunjukkan titik terang. Internationalmedia.co.id – News melaporkan, Satlantas Polres Sukoharjo telah merampungkan olah tempat kejadian perkara (TKP) yang mengindikasikan ban selip sebagai pemicu utama kecelakaan dahsyat tersebut.
Proses olah TKP berlangsung di Jalan Solo-Wonogiri, tepatnya di Desa Telukan, Kecamatan Grogol, Kabupaten Sukoharjo. Petugas kepolisian dengan cermat melakukan pengukuran, mulai dari titik awal kendaraan diduga kehilangan kendali atau oleng, hingga lokasi akhir bodi kabin penumpang berhenti. Bahkan, jejak serpihan kendaraan yang terlempar hingga memecahkan kaca minimarket di sekitar lokasi turut menjadi fokus pengukuran.

Kanit Gakkum Satlantas Polres Sukoharjo, Iptu Ardian, menjelaskan bahwa olah TKP ini esensial untuk mengungkap secara gamblang kronologi dan penyebab pasti dari kecelakaan tunggal tersebut. "Hari ini kami melaksanakan kegiatan olah TKP terkait laka lantas tunggal yang melibatkan mobil McLaren yang dikemudikan oleh Andra. Kegiatan ini bertujuan untuk menerangi suatu peristiwa atau kejadian dari laka lantas tunggal yang dialami," ungkap Ardian, sebagaimana dilansir oleh internationalmedia.co.id pada Kamis (9/7/2026).
Selain pengukuran di lapangan, pihak kepolisian juga telah mengantongi sejumlah bukti video terkait insiden tragis ini. Beberapa saksi mata di lokasi kejadian juga telah dimintai keterangan untuk melengkapi penyelidikan. Diketahui, dampak kecelakaan tersebut sangat parah; mobil mewah itu terbelah menjadi dua bagian setelah menghantam tiang listrik di tepi jalan. Bodi mesin ditemukan terhenti di median jalan dekat tiang listrik, sementara bodi kabin terlempar lebih jauh, hampir mencapai simpang tiga depan Pasar Telukan.
Dari hasil sementara olah TKP yang dilakukan, dugaan kuat mengarah pada murni kecelakaan tunggal. "Itu terjadi karena bannya selip. Ada bekas ban yang sudah kami cek, sehingga dugaan sementara dari hasil olah TKP ini bahwa benar laka lantas tunggal yang diakibatkan karena ban selip," tegas Iptu Ardian, merujuk pada temuan jejak ban di lokasi. Penyelidikan lebih lanjut masih terus dilakukan untuk memastikan semua aspek terkait kecelakaan pada Rabu (8/7) dini hari tersebut telah terungkap secara menyeluruh.
