Internationalmedia.co.id – News – Aparat kepolisian terus mengintensifkan upaya pemberantasan korupsi dengan memperluas area penggeledahan terkait tiga kasus besar yang melibatkan PT PLN, ASABRI, dan Krakatau Steel (KS) hingga ke wilayah Jawa Barat. Langkah ini menandai babak baru dalam investigasi yang menarik perhatian publik dan pemerintah, menunjukkan keseriusan dalam mengungkap jaringan kejahatan ekonomi yang merugikan negara.
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Budi Hermanto, mengungkapkan bahwa penyidikan kini merambah wilayah hukum Jawa Barat, khususnya Bogor. "Jadi terhadap tiga objek perkara tentang Blackout Batu Bara PLN, Asabri, termasuk tentang Krakatau Steel. Nah, nanti semua penggeledahan itu akan kita rangkum, kita akan sampaikan update. Jadi di beberapa titik penggeledahan, tadi delapan ya, ada beberapa perkembangan kembali ke wilayah hukum Jawa Barat," jelas Budi di lokasi penggeledahan di Cipete, Jakarta Selatan, Rabu (8/7/2026). Ia menambahkan, di Jakarta Selatan sendiri, setidaknya empat hingga lima lokasi telah digeledah, termasuk di Pacific Place, Kuningan, dan Sudirman.

Kasus-kasus ini ditangani melalui skema joint investigation antara Kortas Tipikor Polri dan Ditreskrimsus Polda Metro Jaya. Kakortas Tipikor Polri, Irjen Totok Suharyanto, merinci bahwa fokus pengusutan meliputi dugaan korupsi pengadaan batu bara yang memicu blackout di PLN, kasus ASABRI periode 2020-2025, serta dugaan korupsi dalam penyelesaian utang PT CBS kepada PT KNI, anak perusahaan BUMN Krakatau Steel, untuk periode yang sama.
Dirreskrimsus Polda Metro Jaya, Kombes Victor Dean Mackbon, lebih lanjut menjelaskan dua objek perkara utama. Pertama, dugaan tindak pidana korupsi dan pencucian uang terkait penanganan hukum oleh oknum pegawai negeri atau penyelenggara negara dalam perkara PT ASABRI (Persero) dan/atau Asuransi Jiwasraya. Kedua, dugaan korupsi dan pencucian uang dalam proses penyelesaian utang atau kewajiban PT CBS kepada PT KNI oleh pegawai negeri atau penyelenggara negara. Kedua kasus ini disebut terjadi di wilayah hukum Polda Metro Jaya antara tahun 2020 hingga 2025.
Kombes Budi Hermanto menegaskan bahwa pengusutan tuntas kasus-kasus korupsi di PLN, ASABRI, dan Krakatau Steel ini merupakan atensi langsung dari Presiden Prabowo Subianto. "Ini merupakan atensi Bapak Presiden untuk dugaan-dugaan kasus korupsi menjadi perhatian kepolisian untuk melaksanakan pengungkapan dan proses penyidikan," ujar Budi. Ia menambahkan, serangkaian penggeledahan ini adalah bagian integral dari proses penyidikan untuk mencari dan mengumpulkan barang bukti yang diperlukan guna melengkapi berkas perkara.
Kasus korupsi yang diusut mencakup suap, gratifikasi, dan pencucian uang. Penggeledahan serentak telah dilakukan di berbagai lokasi, termasuk di Cafe de’Clan dan Coin Money Changer di Cipete, Jakarta Selatan, yang disebut Budi terkait erat dengan dugaan korupsi blackout batu bara PLN, ASABRI, dan Krakatau Steel. Penyelidikan ini diharapkan dapat menyeret para pelaku ke meja hijau dan mengembalikan kerugian negara.
