Internationalmedia.co.id – News, Jakarta – Tongkat estafet kepemimpinan di Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri kini resmi beralih. Irjen Pol Wibowo kini mengemban amanah sebagai Kepala Korps Lalu Lintas, menggantikan Irjen Pol Agus Suryonugroho. Transisi ini disambut dengan apresiasi mendalam dari Indonesia Police Watch (IPW) yang menyoroti kontribusi signifikan Irjen Agus dalam membangun kepercayaan publik terhadap institusi Polri.
Ketua IPW, Sugeng Teguh Santoso, dalam keterangannya pada Sabtu (4/7/2026), menegaskan bahwa pihaknya memberikan catatan penghargaan tinggi atas dedikasi Irjen Pol Agus Suryonugroho selama menjabat Kakorlantas Polri. "Di bawah kepemimpinannya, wajah pelayanan lalu lintas Polri menunjukkan transformasi yang berarti dan turut berperan dalam meningkatkan keyakinan masyarakat terhadap institusi Polri," ujar Sugeng.

IPW mencatat, Irjen Agus berhasil menginisiasi pendekatan yang lebih manusiawi, dengan memprioritaskan pelayanan kepada masyarakat melalui berbagai program inovatif seperti ‘Polantas Menyapa dan Melayani’. Strategi ini dinilai sukses membangun komunikasi yang harmonis dengan para pengguna jalan, sekaligus memperkuat sinergi dengan beragam pemangku kepentingan, termasuk komunitas pengemudi ojek online yang merupakan bagian vital dari ekosistem transportasi.
Lebih lanjut, modernisasi pelayanan lalu lintas melalui digitalisasi juga menjadi salah satu capaian krusial. Implementasi ETLE Nasional Presisi serta berbagai layanan digital Korlantas telah mendorong penegakan hukum yang lebih transparan, modern, dan profesional. Arahan tegas juga diberikan kepada aparat lalu lintas untuk tidak lagi mengedepankan praktik penindakan yang terkesan menjebak masyarakat, melainkan mengutamakan edukasi dan pelayanan.
"IPW berpandangan bahwa berbagai langkah tersebut memberikan sumbangsih besar terhadap peningkatan tingkat kepuasan publik terhadap Polri," papar Sugeng. Mengacu pada hasil survei Kompas yang mencatat tingkat kepuasan publik mencapai 82,4 persen, IPW meyakini bahwa program-program Korlantas di bawah kepemimpinan Irjen Agus Suryonugroho menjadi salah satu faktor pendukung capaian positif tersebut.
Tagline ‘Senyum Polantas adalah Marka Utama’ juga dinilai IPW berhasil merevolusi persepsi masyarakat terhadap polisi lalu lintas. Jika sebelumnya kehadiran petugas lalu lintas kerap dianggap menakutkan, kini masyarakat mulai memandang Polantas sebagai abdi negara yang hadir untuk memberikan rasa aman, menolong, dan melayani pengguna jalan.
Dari sisi operasional, IPW juga menggarisbawahi kesuksesan pelaksanaan Operasi Ketupat 2025 dan Operasi Ketupat 2026. Meskipun harus menghadapi gelombang mudik dan arus balik yang disebut sebagai salah satu yang terbesar dalam sejarah, operasi tersebut berjalan dengan optimal, relatif mulus, serta mampu menekan kepadatan maupun gangguan lalu lintas secara signifikan.
Sugeng menambahkan, keberhasilan serupa juga terlihat pada penyelenggaraan Operasi Lilin Natal dan Tahun Baru 2025-2026. Berdasarkan data yang ada, angka kecelakaan lalu lintas berhasil ditekan sekitar 7 persen, sementara jumlah korban meninggal dunia mengalami penurunan drastis hingga 27,12 persen. Capaian ini menunjukkan bahwa strategi pengamanan, skema rekayasa lalu lintas, serta pendekatan pelayanan yang diterapkan terbukti sangat efektif.
IPW berharap, beragam inovasi, etos pelayanan yang humanis, transformasi digital, dan standar profesionalisme yang telah ditancapkan selama era kepemimpinan Irjen Agus dapat terus dipertahankan dan dikembangkan oleh Kakorlantas Polri yang baru, Irjen Wibowo. "Dengan demikian, keyakinan masyarakat terhadap Polri, khususnya Korps Lalu Lintas, akan semakin kokoh seiring hadirnya pelayanan yang kian modern, transparan, profesional, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat," pungkasnya.
