Internationalmedia.co.id – News – Sebuah insiden tragis mengguncang Stasiun Jurangmangu pada Kamis (2/7/2026) sore, ketika seorang pria ditemukan tewas setelah tertemper kereta rel listrik (KRL). Peristiwa memilukan yang terjadi sekitar pukul 15.44 WIB ini segera ditindaklanjuti oleh aparat kepolisian yang langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).
Kapolsek Ciputat Timur, Kompol Bambang Askar, saat dikonfirmasi oleh internationalmedia.co.id, membenarkan adanya korban jiwa dalam peristiwa tersebut. "Benar, ada sebuah kejadian yang sebabkan orang meninggal dunia. Korban laki-laki," terang Kompol Bambang.

Pihak kepolisian mulanya mendapatkan laporan dari petugas keamanan dalam (PKD) Stasiun Jurangmangu terkait adanya korban meninggal dunia. "Kami mendapatkan laporan dari rekan di PKD Stasiun Jurangmangu ada sebuah kejadian yang mengakibatkan seseorang meninggal dunia," tambahnya, menjelaskan kronologi awal penanganan kasus.
Untuk mengungkap penyebab pasti insiden tragis ini, polisi tengah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) secara menyeluruh dengan metode scientific crime investigation (SCI). "Semua tim kami akan terlibat dalam olah TKP secara scientific crime investigation (SCI)," ujar Kompol Bambang, menegaskan komitmen untuk menuntaskan penyelidikan.
Insiden ini turut berdampak pada jadwal perjalanan kereta rel listrik (KRL). KAI Commuter menginformasikan bahwa KA 1737D relasi Rangkasbitung-Tanah Abang harus menjalani pengecekan rangkaian terlebih dahulu. "Kami informasikan bahwa sebelumnya KA 1737D relasi Rangkasbitung-Tanah Abang menjalani pengecekan rangkaian terlebih dahulu akibat adanya insiden tertemper orang di emplasemen Stasiun Jurangmangu," jelas KAI Commuter dalam keterangannya.
Kondisi ini, lanjut KAI Commuter, secara langsung berdampak pada perjalanan kereta api selanjutnya di lintas tersebut, berpotensi menimbulkan keterlambatan bagi para penumpang. Pihak KAI Commuter mengimbau masyarakat untuk selalu memantau informasi terkini terkait jadwal perjalanan.
