Sebuah video yang menghebohkan jagat maya baru-baru ini menampilkan narasi dugaan pencurian sepeda motor di area Pasar Cileungsi, Bogor, Jawa Barat. Namun, Internationalmedia.co.id – News berhasil mengungkap fakta di balik insiden yang sempat membuat panik tersebut, ternyata jauh dari dugaan aksi kriminal.
Menurut informasi yang dihimpun, peristiwa ini bermula ketika Firmansyah, seorang warga, memarkirkan sepeda motornya di belakang area Pasar Cileungsi. Setelah beberapa waktu, ia terkejut mendapati kendaraannya raib dari lokasi parkir. Kejadian ini sempat memicu keramaian dan kekhawatiran di sekitar area flyover Cileungsi, sebagaimana terekam dalam video yang beredar.

Tidak tinggal diam, Firmansyah segera berinisiatif melakukan pengecekan rekaman CCTV di sekitar lokasi kejadian. Dari rekaman tersebut, terkuaklah identitas seseorang yang membawa sepeda motornya, yakni seorang pria bernama Amad. Amad kemudian ditemukan dan diamankan di dalam area pasar.
Kapolsek Cileungsi, Kompol Edison, menjelaskan duduk perkara yang sebenarnya. Ternyata, Amad tidak berniat mencuri, melainkan hanya memindahkan sepeda motor milik Firmansyah ke sebuah tempat penitipan sepeda motor yang berada di sekitar flyover Cileungsi. Motif pemindahan ini tidak dijelaskan secara detail dalam laporan awal, namun yang jelas bukan untuk tujuan pencurian.
Pihak kepolisian segera membawa Amad ke Polsek Cileungsi untuk dimintai keterangan. Namun, ketika Firmansyah diarahkan untuk membuat laporan resmi, ia menolak. Alasannya cukup menyentuh: Firmansyah dan Amad telah berteman selama kurang lebih 10 tahun. Ia merasa kasihan dan tidak ingin memperpanjang masalah atau direpotkan dengan proses hukum. Menanggapi situasi ini, pihak kepolisian memfasilitasi proses mediasi antara kedua belah pihak.
Hasil mediasi tersebut berujung pada keputusan Firmansyah untuk tidak melanjutkan perkara ini ke jalur hukum. Insiden yang semula diduga pencurian besar-besaran di Pasar Cileungsi ini pun berakhir damai, membuktikan bahwa tidak semua yang terlihat seperti kejahatan adalah benar-benar kejahatan.
