Gelombang rotasi kembali menerpa tubuh Kepolisian Republik Indonesia. Sejumlah perwira menengah (pamen) dan perwira tinggi (pati) mengalami pergeseran jabatan, dengan salah satu sorotan utama tertuju pada posisi Kapolres Metro Bekasi Kota. Kini, tongkat komando di wilayah tersebut resmi beralih kepada Kombes Pol Putu Kholis Aryana, demikian informasi yang dihimpun Internationalmedia.co.id – News.
Berdasarkan Surat Telegram (ST) bernomor ST/1335/VI/KEP./2026 yang diterbitkan pada 25 Juni 2026, mutasi ini mencakup beberapa jabatan strategis di berbagai Polda. Di lingkungan Polda Metro Jaya, pergeseran signifikan terjadi pada pucuk pimpinan Polres Metro Bekasi Kota. Kombes Pol Kusumo Wahyu Bintoro, yang sebelumnya memegang jabatan tersebut, kini mendapatkan amanah baru sebagai Kabagsumda Rorenmin Baintelkam Polri. Posisinya digantikan oleh Kombes Pol Putu Kholis Aryana, yang sebelumnya menjabat sebagai Kapolresta Malang Kota Polda Jawa Timur.

Perpindahan Kombes Putu Kholis Aryana ke Bekasi secara otomatis menciptakan kekosongan di Kapolresta Malang Kota. Untuk mengisi jabatan penting tersebut, Kapolri menunjuk AKBP Danang Setiyo Pambudi Sukarno, yang sebelumnya menjabat sebagai Wakil Direktur Reserse Kriminal Umum (Wadirreskrimum) Polda Metro Jaya. Informasi ini terkonfirmasi dari salinan Surat Telegram yang berhasil diakses internationalmedia.co.id pada Jumat (26/6/2026).
Gelombang mutasi ini tidak hanya berpusat di Jakarta dan Jawa Timur. Beberapa wilayah lain juga mengalami pergantian kepemimpinan. Di Polda Jawa Barat, misalnya, tongkat estafet Kapolres Tasikmalaya beralih dari AKBP Wahyu Pristha Utama kepada AKBP Ade Papa Rihi, yang sebelumnya menjabat sebagai Kapolres Salatiga. Sementara itu, kursi Kapolres Salatiga kini diduduki oleh AKBP Jonathan David Harianthono, yang sebelumnya bertugas sebagai Kapolres Mempawah Polda Kalimantan Barat. Untuk mengisi kekosongan di Polres Mempawah, Kapolri menunjuk AKBP Ade Chandra Papa Yanto.
