Internationalmedia.co.id – News – Semangat Hari Bhayangkara ke-80 terasa begitu nyata di Sukoharjo, Jawa Tengah, baru-baru ini. Kapolda Jawa Tengah, Irjen Ribut Hari Wibowo, bersama jajaran Forkopimda Kabupaten Sukoharjo, memimpin sebuah inisiatif sosial yang menyentuh ribuan pelajar: pembagian 1.000 pasang sepatu sekolah gratis. Kegiatan ini juga menjadi momentum penting untuk mengukuhkan Deklarasi Kamtibmas bersama Generasi Muda di Mapolres Sukoharjo, Kamis lalu.
Acara yang berlangsung meriah ini dihadiri oleh seribu siswa dari berbagai SMA dan SMK se-Kabupaten Sukoharjo. Selain memberikan bantuan perlengkapan sekolah yang sangat dibutuhkan, kegiatan tersebut juga menjadi platform edukasi, mengajak para pelajar untuk berperan aktif dalam menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan melalui Deklarasi Generasi Muda Peduli Kamtibmas. Langkah ini diharapkan mampu menanamkan nilai kebersamaan, tanggung jawab, dan kepedulian sosial sejak dini di kalangan generasi penerus bangsa.

Kapolres Sukoharjo, AKBP Anggaito Hadi Prabowo, mengungkapkan bahwa inisiatif ini merupakan tindak lanjut dari arahan langsung Kapolda Jateng Irjen Ribut. Menurutnya, Polres Sukoharjo memiliki komitmen kuat dalam mendukung peningkatan kualitas generasi muda. "Sebagai tindak lanjut arahan Bapak Kapolda Jawa Tengah, Polres Sukoharjo telah melaksanakan berbagai program yang mendukung peningkatan kualitas generasi muda," ujar AKBP Anggaito, seperti dilansir Internationalmedia.co.id – News. Ia menambahkan, salah satu program unggulan adalah pelatihan Artificial Intelligence (AI) yang telah menjangkau lebih dari 3.019 pelajar di 38 SMA dan sederajat, membekali mereka agar mampu memanfaatkan teknologi secara bijak, produktif, dan bertanggung jawab.
Tidak hanya itu, Polres Sukoharjo juga aktif menggelar kompetisi e-sport dan berbagai kegiatan olahraga. Dalam pelaksanaannya, personel Polres Sukoharjo turut terlibat sebagai trainer dan fasilitator pembelajaran, menunjukkan dukungan nyata terhadap peningkatan kapasitas sumber daya manusia sejak usia sekolah. "Perhatian Polri terhadap generasi muda tidak hanya pada penguatan ilmu pengetahuan, teknologi, dan pembinaan karakter, tetapi juga menyentuh kebutuhan fisik serta kesejahteraan para pelajar. Karena itu, pembagian 1.000 pasang sepatu beserta perlengkapan sekolah ini menjadi wujud kepedulian dan dukungan nyata terhadap dunia pendidikan," lanjut Anggaito.
Anggaito juga menyoroti pentingnya kolaborasi dan sinergi berbagai pihak dalam mewujudkan program ini. Pembagian sepatu sekolah gratis ini terlaksana berkat kerja sama Polres Sukoharjo dengan Yayasan Senopati Institute dan PT Dua Naga, yang turut memberikan dukungan dalam mewujudkan kepedulian terhadap dunia pendidikan di Kabupaten Sukoharjo. "Kolaborasi antara Polri, pemerintah daerah, dunia usaha, dan lembaga sosial menjadi kekuatan penting dalam menghadirkan program-program yang berdampak langsung bagi masyarakat. Semangat gotong royong inilah yang terus kami dorong demi mendukung tumbuh kembang generasi muda yang berkualitas," imbuhnya. Polres Sukoharjo, katanya, akan terus berupaya menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya generasi muda, agar tumbuh menjadi pribadi yang unggul dan siap meraih cita-cita.
Rasa syukur dan apresiasi mendalam disampaikan oleh para pelajar penerima bantuan. Ananda Putri Rahmawati dari SMA Negeri 1 Nguter mengucapkan terima kasih kepada Kapolda Jawa Tengah dan Kapolres Sukoharjo atas perhatian yang diberikan kepada para siswa. "Bantuan ini bukan hanya sekadar sepatu, tetapi juga bentuk kepedulian serta dukungan kepada kami para pelajar di Sukoharjo agar terus semangat menuntut ilmu dengan baik," ujarnya, seraya mengucapkan Selamat Hari Bhayangkara ke-80.
Senada, Salma Apelian Hassanah, siswi SMA Negeri 1 Tawangsari, menuturkan bahwa program pembagian sepatu sekolah gratis ini sangat membantu dan meringankan beban keluarga. "Bantuan ini sangat bermanfaat dan tentunya membantu mengurangi beban keluarga kami. Sepatu ini akan kami gunakan dengan penuh rasa syukur untuk berangkat ke sekolah setiap hari. Semoga dengan semangat baru ini kami dapat belajar lebih giat, berprestasi, serta membanggakan sekolah dan orang tua kami," tutur Salma, yang juga mendoakan agar seluruh jajaran Polri senantiasa diberikan kesehatan dan kelancaran dalam menjalankan tugas pengabdian kepada masyarakat.
Sementara itu, Kabid Humas Polda Jawa Tengah, Kombes Artanto, menegaskan bahwa kegiatan tersebut adalah manifestasi komitmen Polri untuk terus hadir di tengah masyarakat melalui aksi-aksi yang memberikan manfaat langsung, khususnya bagi dunia pendidikan dan pembinaan generasi muda. "Momentum Hari Bhayangkara tidak hanya menjadi ajang refleksi pengabdian Polri, tetapi juga kesempatan untuk memperkuat kepedulian sosial dan kedekatan dengan masyarakat. Melalui dukungan terhadap pendidikan dan keterlibatan generasi muda dalam menjaga kamtibmas, diharapkan akan lahir generasi yang cerdas, berkarakter, serta memiliki kepedulian terhadap lingkungan dan masa depan bangsanya," pungkas Artanto.
