Disclaimer: Informasi dalam artikel ini bertujuan untuk memberikan edukasi dan tidak mendorong tindakan serupa. Jika Anda atau orang terdekat mengalami tekanan mental atau memiliki pikiran untuk bunuh diri, segera cari bantuan profesional kesehatan mental, psikolog, psikiater, atau layanan hotline darurat kesehatan mental terdekat.
Internationalmedia.co.id – News – Seorang lansia berinisial IKW (67) ditemukan meninggal dunia dalam kondisi gantung diri di sebuah pohon jeruk di Desa Pikat, Kecamatan Dawan, Klungkung, Bali. Dugaan awal menyebutkan korban nekat mengakhiri hidupnya akibat beban utang yang mencapai puluhan juta rupiah, sebuah tragedi yang menyisakan duka mendalam di tengah masyarakat.

Peristiwa tragis ini terungkap pada Sabtu, 13 Juni 2026. Jasad IKW pertama kali ditemukan oleh seorang pemilik kebun, IWW (64), sekitar pukul 14.30 Wita. IWW yang hendak menuju sawah dan kandang sapinya terkejut saat melihat IKW sudah tergantung tak bernyawa di pohon jeruk. Diketahui, korban sehari-hari bekerja sebagai buruh serabutan untuk menyambung hidup.
Terkejut dengan pemandangan tersebut, IWW segera melaporkan kejadian itu kepada perangkat desa setempat, yang kemudian meneruskan laporan ke Polsek Dawan. Tim kepolisian bersama petugas medis dari UPTD Puskesmas Dawan II segera tiba di lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan pemeriksaan intensif.
"Di saku korban ditemukan surat tunggakan kredit dari LPD Desa Pikat dengan nilai mencapai Rp 68.895.000," terang Iptu Dewa Alit, seperti dilansir internationalmedia.co.id, Minggu (14/6/2026) malam. Temuan ini menjadi petunjuk kuat terkait motif di balik keputusan tragis yang diambil korban.
Hasil pemeriksaan medis yang dilakukan oleh tim tidak menemukan adanya tanda-tanda kekerasan atau trauma tumpul akibat penganiayaan pada tubuh korban. Namun, ditemukan bekas jeratan tali selendang berwarna kuning di bagian leher sepanjang 26 sentimeter, konsisten dengan dugaan gantung diri. Selain itu, terdapat pula luka robek kecil di dagu yang sudah hampir mengering.
Dengan temuan surat tunggakan tersebut, dugaan kuat mengarah pada tekanan finansial sebagai pemicu utama IKW mengambil keputusan ekstrem. Beban utang puluhan juta rupiah yang terungkap dari surat di saku korban menjadi faktor yang memberatkan pikiran korban, menambah daftar panjang kasus yang diduga berkaitan dengan tekanan ekonomi. Tragedi ini meninggalkan duka mendalam bagi keluarga dan menjadi pengingat akan pentingnya dukungan sosial dan kesehatan mental di tengah masyarakat.
