Sebuah insiden tragis mengguncang warga Surabaya pada Jumat malam, ketika dua pengendara sepeda motor tercebur ke dalam proyek saluran air yang sedang berlangsung. Kecelakaan maut ini menyebabkan satu korban meninggal dunia di lokasi kejadian, sementara satu lainnya dalam kondisi tak sadarkan diri. Internationalmedia.co.id – News melaporkan bahwa peristiwa nahas tersebut terjadi di Jalan Margorejo Indah, tepatnya di depan Plasa Marina, Surabaya, Jawa Timur.
Menurut informasi yang dihimpun Internationalmedia.co.id dari sumber terkait, laporan mengenai insiden ini diterima oleh petugas dinas terkait pada Jumat (12/6) sekitar pukul 19.55 WIB. Seorang warga bernama Tika menjadi pelapor pertama yang menginformasikan kejadian nahas tersebut. Segera setelah laporan masuk, tim pemadam kebakaran (Damkar) Kota Surabaya langsung diberangkatkan menuju lokasi kejadian untuk melakukan penanganan.

M. Rokhim, Kepala Bidang Pemadam Kebakaran DPKP Kota Surabaya, membenarkan kejadian tersebut. Ia menyatakan bahwa pihaknya menerima laporan pada waktu yang disebutkan dan langsung menginstruksikan tim di lapangan untuk bergerak cepat, mengingat kondisi salah satu korban yang kritis. "Benar, petugas kami dari Poskotis Joyoboyo menerima laporan pukul 19.55 WIB dan langsung melakukan koordinasi serta evakuasi di lokasi," ujar Rokhim dalam keterangannya, Jumat malam.
Proses evakuasi yang melibatkan dua korban dan satu unit sepeda motor jenis Supra X 125 dengan nomor polisi L 5478 AAE berhasil diselesaikan pada pukul 20.48 WIB. Rokhim merinci identitas para korban; korban pertama adalah seorang pria berinisial EP (65) yang ditemukan dalam kondisi tidak sadarkan diri, sementara korban kedua, seorang wanita berinisial LE (69), dinyatakan meninggal dunia di lokasi kejadian.
"Kedua korban dan kendaraan berhasil dikeluarkan dari saluran air yang saat ini memang sedang dalam proses pembangunan," tambah Rokhim. Ia juga menginformasikan bahwa korban meninggal dunia dan korban yang tidak sadarkan diri telah segera dilarikan menggunakan ambulans ke RS Bhayangkara untuk penanganan lebih lanjut. Insiden ini menjadi pengingat akan pentingnya keselamatan di area proyek pembangunan infrastruktur.
