Jakarta – Kepadatan lalu lintas yang tak terhindarkan di sejumlah ruas jalan Ibu Kota pada Jumat (12/6) memicu permohonan maaf resmi dari Polda Metro Jaya. Rekayasa lalu lintas ini diberlakukan menyusul adanya aksi unjuk rasa. Internationalmedia.co.id – News melaporkan, permintaan maaf ini disampaikan langsung oleh Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Budi Hermanto, kepada awak media.
Kombes Budi Hermanto menjelaskan, langkah pengalihan dan penutupan arus lalu lintas ini merupakan keputusan situasional yang harus diambil. "Kami mohon maaf kepada seluruh masyarakat yang terdampak atas situasi kondisi arus lalu lintas ini," ungkap Budi, seraya menambahkan bahwa rekayasa tersebut vital untuk menjamin kelancaran dan keamanan aksi unjuk rasa mahasiswa yang berlangsung di beberapa titik.

Menurut Budi, meskipun aksi demonstrasi berlangsung di beberapa lokasi berbeda di Jakarta, seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan aman, tertib, dan terkendali. Ini menunjukkan kedewasaan para peserta aksi dalam menyampaikan aspirasi mereka tanpa menimbulkan kericuhan yang berarti.
Apresiasi khusus disampaikan kepada para mahasiswa yang telah menggelar aksi unjuk rasa dengan damai. Tak lupa, Budi juga memuji kinerja petugas kepolisian yang sigap dan humanis dalam melakukan pengamanan. "Kami berharap momen penyampaian pendapat di muka umum seperti ini selalu berjalan damai, aspirasi dapat tersampaikan dengan baik, dan petugas pengamanan juga dapat menjalankan tugasnya dengan humanis," pungkasnya, menegaskan komitmen Polda Metro Jaya dalam memfasilitasi kebebasan berpendapat sekaligus menjaga ketertiban umum.
