Internationalmedia.co.id – News – Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Dudung Abdurachman baru-baru ini melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke dua pasar induk vital di Jakarta Timur, yakni Pasar Induk Kramat Jati dan Pasar Induk Beras Cipinang. Kunjungan ini bertujuan untuk memastikan stabilitas pasokan dan harga pangan di ibu kota, dengan hasil yang cukup melegakan.
Dalam pernyataannya kepada awak media di Pasar Induk Kramat Jati, Dudung menyoroti ketersediaan pasokan yang melimpah. "Yang paling menonjol, pasokan di wilayah ini sangat berlimpah. Ini menunjukkan bahwa para petani kita bekerja maksimal dalam meningkatkan produksi, sehingga kita tidak perlu terlalu khawatir mengenai ketersediaan pangan," ujar Dudung.

Terkait harga komoditas utama, Dudung mengamati bahwa harga beras di Pasar Kramat Jati relatif terjangkau. Ia menyebutkan, harga beras medium berada di kisaran Rp 13.000 per kilogram, angka yang masih di bawah Harga Eceran Tertinggi (HET) yang ditetapkan sebesar Rp 13.900. "Tadi saya melihat harga beras cukup murah, Rp 13.200 untuk beras medium, padahal HET-nya Rp 13.900," tambahnya.
Namun, ada sedikit pergerakan pada harga minyak goreng Minyakita. Meski demikian, Dudung menilai kenaikan tersebut masih dalam batas wajar. "Ada sedikit kenaikan pada Minyakita, namun masih dalam kategori standar. HET-nya Rp 15.700, dan harga yang terpantau Rp 15.879," jelasnya saat meninjau Pasar Induk Beras Cipinang.
Mengenai penyebab fluktuasi harga, Dudung mengungkapkan bahwa para pedagang di pasar tidak mengaitkannya dengan nilai tukar dolar AS. Sebaliknya, ia menduga perubahan iklim, khususnya musim panas yang sedang berlangsung, menjadi faktor utama di balik kenaikan harga tertentu. "Para pedagang tidak terlalu memahami dampak kenaikan dolar. Saya melihat, kenaikan ini lebih disebabkan oleh faktor iklim, mengingat saat ini kita berada di musim panas," pungkas Dudung.
Sidak ini menegaskan komitmen pemerintah melalui KSP untuk terus memantau dan menjaga ketahanan pangan nasional, memastikan masyarakat dapat mengakses kebutuhan pokok dengan harga yang stabil dan pasokan yang memadai.
