Close Menu
  • Amerika
  • Asean
  • Asia
  • Eropa
  • Timur Tengah
Facebook X (Twitter) Instagram
  • Amerika
  • Asean
  • Asia
  • Eropa
  • Timur Tengah
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
Internationalmedia.co.idInternationalmedia.co.id
  • Amerika
  • Asean
  • Asia
  • Eropa
  • Timur Tengah
Internationalmedia.co.idInternationalmedia.co.id
Trending Indonesia

Prioritas Amerika Bergeser Senjata Taiwan Terhenti Mendadak

GunawatiBy Gunawati22-05-2026 - 18.30Tidak ada komentar3 Mins Read

Internationalmedia.co.id – News Washington DC – Sebuah keputusan mengejutkan dari Amerika Serikat berpotensi mengguncang stabilitas geopolitik di Asia. Penjualan senjata vital yang telah lama dinanti Taiwan dilaporkan "dihentikan sementara" oleh Washington. Langkah ini diambil dengan alasan krusial: memastikan ketersediaan amunisi militer AS untuk operasi yang sedang berlangsung di Iran.

Pengumuman penting ini disampaikan oleh Pelaksana Tugas (Plt) Menteri Angkatan Laut Amerika Serikat, Hung Cao, dalam sebuah sidang Kongres AS yang berlangsung pada Kamis (21/5) waktu setempat. Informasi ini, seperti dilansir AFP pada Jumat (22/5/2026), menjadi sorotan utama di tengah ketegangan global dan kebutuhan strategis AS.

Prioritas Amerika Bergeser Senjata Taiwan Terhenti Mendadak
Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

Menjawab pertanyaan mengenai tertundanya pembelian senjata Taiwan senilai US$14 miliar (setara Rp 247,8 triliun), Cao menjelaskan, "Saat ini kami sedang menghentikan sementara penjualan untuk memastikan kami memiliki amunisi yang kami butuhkan untuk Epic Fury — yang kami miliki dalam jumlah banyak." Ia menambahkan, "Kami hanya memastikan bahwa kami memiliki semuanya, kemudian penjualan militer ke luar negeri akan dilanjutkan ketika pemerintah menganggapnya perlu." Pernyataan ini mengindikasikan prioritas mendesak Washington terhadap kebutuhan internal militernya di tengah potensi konflik.

Hingga kini, baik Departemen Luar Negeri AS maupun Pentagon belum memberikan tanggapan resmi terkait pernyataan Cao. Di sisi lain, juru bicara Kantor Kepresidenan Taiwan, Karen Kuo, pada Jumat (21/5) menegaskan bahwa pihaknya "tidak memiliki informasi yang menunjukkan bahwa AS bermaksud untuk melakukan penyesuaian apa pun terhadap penjualan senjata ini," mencoba meredakan kekhawatiran yang mungkin timbul di Taipei.

Kebijakan Presiden AS Donald Trump sendiri menambah ketidakpastian. Ia belum secara eksplisit berkomitmen untuk melanjutkan penjualan senjata tersebut, memicu spekulasi dan kekhawatiran mengenai komitmen Washington dalam mendukung Taiwan. Pulau yang memiliki pemerintahan sendiri ini terus-menerus diklaim oleh China sebagai bagian tak terpisahkan dari wilayah kedaulatannya.

Sebelumnya, Trump sempat mengisyaratkan akan membahas isu penjualan senjata AS ke Taiwan saat bertemu dengan Presiden Xi Jinping di China. Pernyataan ini kala itu dianggap sebagai pergeseran signifikan dari sikap Washington yang sebelumnya bersikeras tidak akan berkonsultasi dengan Beijing mengenai masalah tersebut. Namun, pasca-kunjungan, Trump mengklarifikasi bahwa ia belum membuat komitmen apa pun kepada Xi dan akan mengambil keputusan final mengenai penjualan senjata "dalam waktu yang relatif singkat ke depan."

Secara historis, AS hanya mengakui satu China. Namun, berdasarkan undang-undang domestiknya, Washington memiliki kewajiban untuk memasok senjata kepada Taiwan demi pertahanan diri. Situasi ini semakin rumit mengingat Beijing telah bersumpah untuk merebut Taiwan, bahkan tidak mengesampingkan penggunaan kekuatan militer, dan dalam beberapa tahun terakhir terus meningkatkan tekanan militer terhadap pulau tersebut, menjadikan penundaan pasokan senjata AS ini sebagai isu yang sangat sensitif.

Gunawati

kontributor International Media yang berfokus pada peliputan berita dari kawasan Amerika dan Eropa. Ia secara rutin menyajikan analisis mengenai kebijakan luar negeri, isu-isu sosial, dan perkembangan politik di negara-negara Barat.

Related Posts

Skandal Kekerasan Seksual Guncang Israel Aktivis Flotilla Gaza Bersuara

22-05-2026 - 23.15

Timur Tengah di Ujung Tanduk Kapal Iran Dicegat AS

21-05-2026 - 12.00

Gencatan Senjata Hancur 9 Tewas di Lebanon

30-04-2026 - 23.15

Tawaran Gencatan Senjata Putin Bikin Zelensky Penasaran

30-04-2026 - 23.00

Teroris Christchurch Tak Berdaya

30-04-2026 - 21.45

Ancaman Trump Guncang Pasar Minyak Dunia

30-04-2026 - 21.30
Leave A Reply Cancel Reply

Footer Logo - 48 Media Partners

MEDIA PARTNERS

bolasepak.co.id bolapedia.co.id tangerangsatu.co.id lahatsatu.com jp-news.id agroplus.co.id eranusantara.co suaramedia.id chapnews.id internationalmedia.co.id jabarpos.id lintaswarta.co.id bingkaiwarta.com belanegara.co fixmakassar.com infopali.co.id faktual.news 55tv.co.id wartakini.id

MORE MEDIA PARTNERS → SWIPE TO EXPLORE

cerita.co.id portalbatang.id madurapost.co.id redaksibengkulu.co.id mediaseruni.co.id kabartifa.id Haluannews.id Zonamerahnews.com thescreescore.com hustlerwords.com Lenterapos.com looksports.media porosinformasi.co.id sportszam.com politicanews.id
deteksinews.co.id esportivonews.com morninroutine.com Diyetekno.com Faseberita.id Thetimeseg.com Gangberita.com pamartanusantara.co.id bangkaterkini.id malutpost.id abcmarathinews.com himnewz.com cianews.co.id okes.co.id
Internationalmedia.co.id
  • Privacy
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak
  • Tentang

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.