Close Menu
  • Amerika
  • Asean
  • Asia
  • Eropa
  • Timur Tengah
Facebook X (Twitter) Instagram
  • Amerika
  • Asean
  • Asia
  • Eropa
  • Timur Tengah
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
Internationalmedia.co.idInternationalmedia.co.id
  • Amerika
  • Asean
  • Asia
  • Eropa
  • Timur Tengah
Internationalmedia.co.idInternationalmedia.co.id
Home » Mengapa Jenazah Khamenei Belum Juga Dimakamkan
Trending Indonesia

Mengapa Jenazah Khamenei Belum Juga Dimakamkan

GunawatiBy Gunawati20-04-2026 - 16.00Tidak ada komentar3 Mins Read0 Views
Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Telegram Tumblr Email
Mengapa Jenazah Khamenei Belum Juga Dimakamkan
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Internationalmedia.co.id – News – Lebih dari tujuh minggu setelah kematiannya yang mengejutkan akibat serangan gabungan Amerika Serikat dan Israel pada akhir Februari lalu, jenazah mantan pemimpin tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, belum juga dimakamkan. Penundaan ini memicu berbagai spekulasi dan pertanyaan besar di tengah ketegangan geopolitik yang terus memanas di kawasan.

Otoritas Teheran, seperti dilaporkan NDTV dan Hindustan Times pada Senin (20/4/2026), belum mengambil keputusan final mengenai lokasi peristirahatan terakhir sang Ayatollah. Situasi ini mengindikasikan bahwa pemerintahan Iran yang kini dipimpin oleh Mojtaba Khamenei, putra mendiang pemimpin, sedang disibukkan dengan upaya menangkis ancaman eksistensial yang ditimbulkan oleh pasukan AS dan Israel.

Mengapa Jenazah Khamenei Belum Juga Dimakamkan
Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

Namun, seorang pakar keamanan menawarkan perspektif yang lebih dalam. Behnam Taleblu dari Yayasan untuk Pembelaan Demokrasi (Foundation for Defense of Democracies) mengungkapkan kepada New York Post bahwa para pejabat Iran "terlalu takut" untuk menggelar upacara pemakaman besar-besaran dan mewah bagi mendiang pemimpin tertinggi negara tersebut di tengah konflik yang masih berlangsung.

Kontras dengan tahun 1989, ketika Iran menggelar seremoni pemakaman akbar selama beberapa hari untuk pendahulu Khamenei, Ayatollah Ruhollah Khomeini, yang dihadiri jutaan warga Iran membanjiri jalanan Teheran, pemandangan serupa tidak dapat disaksikan untuk Khamenei. Perang antara Iran melawan AS-Israel yang terus berkecamuk menjadi penghalang utama.

Taleblu menilai bahwa rezim Mojtaba saat ini "lumpuh karena ketakutan," dan Iran tidak dalam posisi untuk menyelenggarakan peringatan megah di tengah gencatan senjata yang rapuh. "Sederhananya, rezim terlalu takut dan terlalu lemah untuk mengambil risiko," kata Taleblu dalam analisisnya.

Ketidakmampuan Iran untuk memakamkan Khamenei hingga berminggu-minggu ini, menurut Taleblu, "mengungkapkan banyak hal" tentang kondisi internal negara tersebut. Ia menyoroti pemadaman internet selama 50 hari sebagai indikasi bahwa rezim khawatir akan konsekuensi jika kebenaran terungkap di hadapan publik.

Beberapa alasan spesifik disebut-sebut sebagai penyebab Iran menghindari seremoni pemakaman yang megah. Teheran masih diliputi kekhawatiran akan potensi serangan udara Israel dan kemungkinan pecahnya protes nasionalis di dalam negeri. Selain itu, misteri seputar absennya Mojtaba Khamenei, pemimpin tertinggi Iran yang baru, juga menjadi faktor krusial. Sudah beberapa minggu sejak ayahnya meninggal, Mojtaba belum juga muncul di depan umum. Rezim Teheran harus menjelaskan ketidakhadiran Mojtaba jika mereka memutuskan untuk memakamkan ayahnya dalam waktu dekat.

Sebelumnya, pada awal Maret, kantor berita Iran, Fars News, melaporkan bahwa Khamenei akan dimakamkan di kota Mashhad, kota kelahirannya di timur laut Iran, yang berbatasan dengan Turkmenistan dan relatif jauh dari Israel. Saat itu, Teheran mengatakan bahwa seremoni penghormatan terakhir akan berlangsung selama tiga hari, dan prosesi pemakaman akan diumumkan kemudian. Namun, hingga kini, janji tersebut belum terealisasi, meninggalkan jenazah Ayatollah Ali Khamenei dalam penantian yang tak pasti.

Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Gunawati
Gunawati

kontributor International Media yang berfokus pada peliputan berita dari kawasan Amerika dan Eropa. Ia secara rutin menyajikan analisis mengenai kebijakan luar negeri, isu-isu sosial, dan perkembangan politik di negara-negara Barat.

Related Posts

Baku Tembak Maut Pakistan Anak 10 Tahun Jadi Korban

24-04-2026 - 18.45

Tuduhan Trump Soal Kapal Iran China Menepis

24-04-2026 - 18.30

AS Bidik Panglima Iran Dunia Bergetar

24-04-2026 - 18.15

Gara-gara Iran Spanyol Terancam Didepak dari NATO

24-04-2026 - 18.00

Syarat Mengejutkan AS untuk Iran di Piala Dunia 2026

24-04-2026 - 16.45

PM Jepang Ungkap Sisi Lain Kehidupan Pribadinya

24-04-2026 - 16.30
Leave A Reply Cancel Reply

Footer Logo - 48 Media Partners

MEDIA PARTNERS

bolasepak.co.id bolapedia.co.id tangerangsatu.co.id lahatsatu.com jp-news.id agroplus.co.id eranusantara.co suaramedia.id chapnews.id internationalmedia.co.id jabarpos.id lintaswarta.co.id bingkaiwarta.com belanegara.co fixmakassar.com infopali.co.id faktual.news 55tv.co.id wartakini.id

MORE MEDIA PARTNERS → SWIPE TO EXPLORE

cerita.co.id portalbatang.id madurapost.co.id redaksibengkulu.co.id mediaseruni.co.id kabartifa.id Haluannews.id Zonamerahnews.com thescreescore.com hustlerwords.com Lenterapos.com looksports.media porosinformasi.co.id sportszam.com politicanews.id
deteksinews.co.id esportivonews.com morninroutine.com Diyetekno.com Faseberita.id Thetimeseg.com Gangberita.com pamartanusantara.co.id bangkaterkini.id malutpost.id abcmarathinews.com himnewz.com cianews.co.id okes.co.id
Internationalmedia.co.id
  • Privacy
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak
  • Tentang

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.