Close Menu
  • Amerika
  • Asean
  • Asia
  • Eropa
  • Timur Tengah
Facebook X (Twitter) Instagram
  • Amerika
  • Asean
  • Asia
  • Eropa
  • Timur Tengah
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
Internationalmedia.co.idInternationalmedia.co.id
  • Amerika
  • Asean
  • Asia
  • Eropa
  • Timur Tengah
Internationalmedia.co.idInternationalmedia.co.id
Home ยป Momen Langka AS Iran Damai Dunia Bereaksi
Trending Indonesia

Momen Langka AS Iran Damai Dunia Bereaksi

GunawatiBy Gunawati08-04-2026 - 18.15Tidak ada komentar4 Mins Read3 Views
Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Telegram Tumblr Email
Momen Langka AS Iran Damai Dunia Bereaksi
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Setelah lebih dari enam pekan konflik sengit yang melanda kawasan Timur Tengah, Amerika Serikat (AS) dan Iran akhirnya mencapai kesepakatan gencatan senjata sementara selama dua minggu. Kabar ini disambut dengan kelegaan dan harapan oleh berbagai negara di seluruh dunia, seperti dilaporkan Internationalmedia.co.id – News.

Kesepakatan yang dinanti-nanti ini diharapkan menjadi jembatan menuju perdamaian yang lebih langgeng. Meskipun kedua belah pihak, baik Washington maupun Teheran, sama-sama mengklaim kemenangan dalam perang tersebut, fokus kini beralih ke perundingan lanjutan. Pakistan akan menjadi tuan rumah diskusi finalisasi gencatan senjata yang dijadwalkan pada Jumat (10/4) mendatang.

Momen Langka AS Iran Damai Dunia Bereaksi
Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

Pakistan dan PBB Memimpin Sambutan

Pakistan, yang berperan sebagai mediator utama dalam konflik ini, menjadi salah satu negara pertama yang menyambut baik gencatan senjata tersebut. Perdana Menteri Shehbaz Sharif bahkan telah mengundang delegasi AS dan Iran ke Islamabad untuk "menyelesaikan semua perselisihan" yang ada.

Sementara itu, Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) Antonio Guterres, melalui juru bicaranya, menyerukan "semua pihak yang terlibat dalam konflik saat ini di Timur Tengah untuk mematuhi kewajiban mereka berdasarkan hukum internasional dan untuk mematuhi ketentuan gencatan senjata guna membuka jalan menuju perdamaian yang langgeng dan komprehensif di kawasan."

Reaksi Beragam dari Timur Tengah

Di kawasan Timur Tengah, negara-negara tetangga menunjukkan dukungan kuat terhadap langkah deeskalasi ini. Arab Saudi memberikan dukungan penuh, berharap gencatan senjata ini menjadi kesempatan untuk mencapai deeskalasi yang komprehensif dan berkelanjutan, serta meningkatkan keamanan regional. Kerajaan juga menyerukan penghentian setiap serangan atau kebijakan yang merusak kedaulatan, keamanan, dan stabilitas negara-negara di kawasan.

Uni Emirat Arab (UEA), melalui penasihat kepresidenannya Anwar Gargash, bahkan menyatakan bahwa UEA "muncul sebagai pemenang dari perang yang dengan tulus ingin kami hindari." Oman menekankan pentingnya mengintensifkan upaya untuk mengidentifikasi solusi akar masalah dan mencapai penghentian permanen keadaan perang. Qatar juga menyambut baik dan menegaskan "kepatuhan penuh terhadap gencatan senjata."

Mesir, melalui Menteri Luar Negeri Badr Abdelatty, menyampaikan "apresiasi mendalam atas langkah penting Amerika untuk memberi kesempatan pada diplomasi dan memulai proses serius negosiasi Amerika-Iran." Irak juga menyambut baik, menyerukan pembangunan langkah positif ini dengan meluncurkan jalur dialog yang serius dan berkelanjutan untuk membahas akar penyebab perselisihan dan memperkuat saling percaya. Turki juga mengharapkan gencatan senjata sementara ini "sepenuhnya diterapkan di lapangan dan berharap semua pihak mematuhi perjanjian tersebut."

Optimisme dari Eropa dan Asia

Dari Eropa, Uni Eropa, Inggris, Jerman, dan Prancis menyuarakan optimisme. Diplomat utama Uni Eropa, Kaja Kallas, mengharapkan gencatan senjata ini "menciptakan peluang yang sangat dibutuhkan untuk mengurangi ancaman, menghentikan rudal, memulai kembali pelayaran, dan menciptakan ruang untuk diplomasi menuju kesepakatan yang langgeng."

Perdana Menteri Inggris Keir Starmer menyebut gencatan senjata itu "akan membawa momen kelegaan bagi kawasan dan dunia." Kanselir Jerman Friedrich Merz mendesak "akhir perang yang langgeng dalam beberapa hari ke depan," yang menurutnya hanya dapat dicapai melalui diplomasi. Presiden Prancis Emmanuel Macron menyebutnya "hal yang sangat baik" dan berharap hal itu akan "sepenuhnya dihormati di seluruh kawasan dan memungkinkan negosiasi berlangsung."

Spanyol, melalui Perdana Menteri Pedro Sanchez, juga menyambut baik gencatan senjata AS-Iran sebagai "kabar baik." Namun, Menteri Luar Negeri Jose Manuel Albares mengingatkan bahwa "semua front harus berhenti," termasuk di Lebanon, menegaskan bahwa "tidak dapat diterima bahwa perang Israel, invasi Israel terhadap negara berdaulat seperti Lebanon… terus berlanjut."

Di Asia, China, Korea Selatan, dan Jepang turut menyambut perkembangan positif ini. Juru bicara Kementerian Luar Negeri China, Mao Ning, mengatakan bahwa Beijing "menyambut baik pengumuman pihak-pihak terkait tentang tercapainya kesepakatan gencatan senjata." Korea Selatan berharap "negosiasi antara kedua pihak akan diselesaikan secara berhasil, dan agar perdamaian serta stabilitas di Timur Tengah akan dipulihkan secepatnya." Sementara itu, Jepang, melalui juru bicara pemerintah Minoru Kihara, menegaskan bahwa "yang terpenting adalah langkah-langkah konkret akan diambil untuk meredakan situasi, termasuk memastikan keamanan navigasi melalui Selat Hormuz."

Dukungan dari Australia, Selandia Baru, dan Indonesia

Dari kawasan Oceania, Australia dan Selandia Baru juga menyatakan dukungan. Kantor Perdana Menteri Australia Anthony Albanese merilis pernyataan yang isinya menyatakan: "Australia ingin melihat gencatan senjata ditegakkan dan adanya penyelesaian konflik." Juru bicara Menteri Luar Negeri Selandia Baru Winston Peters menyebut gencatan senjata ini sebagai "kabar menggembirakan," namun juga mengingatkan bahwa "masih ada pekerjaan penting yang harus dilakukan dalam beberapa hari mendatang untuk mengamankan gencatan senjata yang langgeng."

Pemerintah Indonesia, melalui Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Yvonne Mewengkang, secara resmi menyambut baik kesepakatan gencatan senjata sementara antara AS dan Iran. Yvonne menuturkan bahwa Indonesia melihat kesepakatan ini sebagai momentum penting untuk mengedepankan diplomasi daripada konfrontasi militer, dengan harapan konflik dapat segera mereda dan perdamaian dapat terwujud.

Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Gunawati
Gunawati

kontributor International Media yang berfokus pada peliputan berita dari kawasan Amerika dan Eropa. Ia secara rutin menyajikan analisis mengenai kebijakan luar negeri, isu-isu sosial, dan perkembangan politik di negara-negara Barat.

Related Posts

Kapal Tanker Dibajak Laut Somalia Kembali Gentayangan

25-04-2026 - 23.45

Iran Bocorkan Alasan Sebenarnya AS Berunding

25-04-2026 - 21.30

Timur Tengah Bergolak Tiga Kapal Induk AS dan Manuver Iran

25-04-2026 - 21.15

Menantu Trump Tiba di Pakistan Iran Tolak Bertemu Langsung

25-04-2026 - 21.00

Pria Ini Dihukum Gantung Iran Diduga Agen Mossad

25-04-2026 - 18.30

Iran dan AS Akankah Berdamai

25-04-2026 - 18.15
Leave A Reply Cancel Reply

Footer Logo - 48 Media Partners

MEDIA PARTNERS

bolasepak.co.id bolapedia.co.id tangerangsatu.co.id lahatsatu.com jp-news.id agroplus.co.id eranusantara.co suaramedia.id chapnews.id internationalmedia.co.id jabarpos.id lintaswarta.co.id bingkaiwarta.com belanegara.co fixmakassar.com infopali.co.id faktual.news 55tv.co.id wartakini.id

MORE MEDIA PARTNERS โ†’ SWIPE TO EXPLORE

cerita.co.id portalbatang.id madurapost.co.id redaksibengkulu.co.id mediaseruni.co.id kabartifa.id Haluannews.id Zonamerahnews.com thescreescore.com hustlerwords.com Lenterapos.com looksports.media porosinformasi.co.id sportszam.com politicanews.id
deteksinews.co.id esportivonews.com morninroutine.com Diyetekno.com Faseberita.id Thetimeseg.com Gangberita.com pamartanusantara.co.id bangkaterkini.id malutpost.id abcmarathinews.com himnewz.com cianews.co.id okes.co.id
Internationalmedia.co.id
  • Privacy
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak
  • Tentang

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.