Kampala, Uganda – Sebuah insiden mengerikan mengguncang ibu kota Uganda, Kampala, setelah empat anak taman kanak-kanak dilaporkan tewas ditikam secara brutal. Pelaku, seorang pria yang menyamar sebagai orang tua murid, berhasil menyusup ke dalam lingkungan sekolah. Internationalmedia.co.id – News melaporkan, tragedi yang menimpa balita berusia antara dua hingga tiga tahun ini menyisakan duka mendalam bagi banyak pihak.
Menurut keterangan Juru Bicara Kepolisian setempat, Racheal Kawala, insiden tragis ini terjadi di Ggaba Early Childhood Development Program yang berlokasi di Divisi Makindye, Kota Kampala. Kawala mengonfirmasi bahwa seorang pria tak dikenal melakukan penikaman brutal yang merenggut nyawa empat balita tak berdosa. Para korban, yang masih sangat belia, diperkirakan berusia antara dua hingga tiga tahun.

Setelah melancarkan aksinya, pelaku sempat berusaha melarikan diri dari lokasi kejadian. Namun, upaya tersebut digagalkan oleh warga sekitar yang geram dan mencoba melancarkan aksi main hakim sendiri. Pasukan keamanan dengan sigap tiba di lokasi untuk mengamankan situasi dan berhasil menangkap tersangka. Hingga kini, pihak kepolisian masih terus mendalami motif di balik pembunuhan keji ini, yang memicu pertanyaan besar di tengah masyarakat.
Suasana duka menyelimuti area sekitar sekolah, yang kini telah dipasangi garis polisi. Unggahan di media sosial memperlihatkan pemandangan pilu para orang tua yang diliputi kesedihan mendalam, berkumpul di luar gerbang sekolah. Dengan raut cemas, mereka berupaya mencari informasi tentang nasib anak-anak mereka, sembari berharap dapat diizinkan masuk untuk memastikan kondisi buah hati mereka.

