Close Menu
  • Amerika
  • Asean
  • Asia
  • Eropa
  • Timur Tengah
Facebook X (Twitter) Instagram
  • Amerika
  • Asean
  • Asia
  • Eropa
  • Timur Tengah
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
Internationalmedia.co.idInternationalmedia.co.id
  • Amerika
  • Asean
  • Asia
  • Eropa
  • Timur Tengah
Internationalmedia.co.idInternationalmedia.co.id
Home ยป Xi-Putin: Persahabatan Baja Lawan AS?
Trending Indonesia

Xi-Putin: Persahabatan Baja Lawan AS?

GunawatiBy Gunawati09-05-2025 - 15.45Tidak ada komentar2 Mins Read0 Views
Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Telegram Tumblr Email
Xi-Putin: Persahabatan Baja Lawan AS?
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Internationalmedia.co.id melaporkan, Presiden China Xi Jinping dan Presiden Rusia Vladimir Putin menegaskan komitmen mereka untuk memperkuat kerja sama dan melawan pengaruh Amerika Serikat (AS). Pertemuan keduanya di Kremlin, Moskow, menghasilkan deklarasi persahabatan yang kuat, bahkan menyebut keduanya sebagai "sahabat baja".

Dalam pernyataan bersama, kedua pemimpin menyatakan akan meningkatkan kerja sama di berbagai bidang, termasuk militer, dan "secara tegas" melawan apa yang mereka sebut sebagai upaya AS untuk melakukan "dual containment" terhadap Rusia dan China. Keduanya sepakat bahwa konflik Ukraina hanya dapat diselesaikan dengan menangani "akar penyebabnya", sebuah istilah yang sering digunakan Rusia untuk membenarkan invasinya ke Ukraina. Klaim ini dibantah oleh Kyiv dan sekutu Baratnya yang menyebutnya sebagai dalih untuk agresi.

Xi-Putin: Persahabatan Baja Lawan AS?
Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

Kunjungan Xi ke Moskow, bertepatan dengan peringatan 80 tahun berakhirnya Perang Dunia II, memberikan dukungan signifikan bagi Putin di tengah tekanan AS untuk mengakhiri perang di Ukraina. Meskipun Rusia menyatakan keinginan untuk memperbaiki hubungan dengan AS, negosiasi sebelumnya gagal menghasilkan gencatan senjata. Xi Jinping menekankan pentingnya menghilangkan "campur tangan eksternal" dan memperkuat fondasi kerja sama antara China dan Rusia. Kemitraan strategis "tanpa batas" yang ditandatangani Februari 2022 lalu, sebelum invasi Rusia ke Ukraina, kini semakin diperkuat. China, sebagai mitra dagang terbesar Moskow, berperan penting dalam membantu Rusia menghadapi sanksi Barat. Kedua negara juga berkomitmen untuk berperan aktif dalam menyelesaikan masalah seputar program nuklir Iran. Pernyataan bersama ini menunjukkan kesatuan kedua negara dalam menghadapi AS dan menunjukkan bentuk aliansi yang semakin kuat.

Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Gunawati
Gunawati

kontributor International Media yang berfokus pada peliputan berita dari kawasan Amerika dan Eropa. Ia secara rutin menyajikan analisis mengenai kebijakan luar negeri, isu-isu sosial, dan perkembangan politik di negara-negara Barat.

Related Posts

Iran Tegas Demonstran Dianggap Musuh

11-03-2026 - 21.30

Kengerian Bus Swiss Mengguncang Fribourg

11-03-2026 - 21.15

Selat Hormuz Mencekam Tiga Awak Hilang

11-03-2026 - 21.00

Erdogan Peringatkan Bahaya Perang Meluas

11-03-2026 - 18.45

Gejolak Timur Tengah Pemimpin Iran Dikabarkan Luka

11-03-2026 - 18.30

Gedung Putih Ungkap Syarat Damai Iran

11-03-2026 - 18.15
Leave A Reply Cancel Reply

Internationalmedia.co.id
  • Privacy
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak
  • Tentang

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.