Internationalmedia.co.id – News – Presiden Amerika Serikat Donald Trump mendesak Ukraina untuk segera mencapai kesepakatan damai guna mengakhiri invasi Rusia. Desakan ini muncul menjelang serangkaian pembicaraan penting yang dijadwalkan berlangsung di Miami, AS, akhir pekan ini. Trump memperingatkan bahwa penundaan bisa berakibat fatal, karena Rusia mungkin akan mengubah pendiriannya.
Berbicara kepada wartawan di Ruang Oval Gedung Putih pada Kamis (18/12), Trump menekankan pentingnya kecepatan dalam negosiasi. "Mereka hampir mencapai sesuatu, tetapi saya harap Ukraina bergerak cepat. Saya harap Ukraina bergerak cepat karena ada Rusia di sana," kata Trump. Ia menambahkan, "Dan Anda tahu, setiap kali mereka terlalu lama, maka Rusia mengubah pikiran mereka."

Mantan Presiden AS ini memang telah lama menganjurkan penyelesaian konflik yang cepat. Tim negosiasi yang dibentuknya bahkan telah mengusulkan draf rencana untuk menghentikan perang yang telah berlangsung sejak invasi Rusia pada tahun 2022.
Pejabat Gedung Putih mengonfirmasi kepada AFP bahwa utusan khusus AS, Steve Witkoff, bersama menantu Trump, Jared Kushner, akan bertemu dengan negosiator Ukraina, Rustem Umerov, di Florida. Pertemuan dengan pejabat Ukraina dijadwalkan pada Jumat (19/12) dan Sabtu (20/12).
Tidak hanya itu, Witkoff dan Kushner juga akan mengadakan pertemuan terpisah dengan perwakilan Rusia di Miami. Politico melaporkan bahwa utusan ekonomi Presiden Putin, Kirill Dmitriev, diperkirakan akan bergabung dalam delegasi Rusia untuk pembicaraan ini.
Sebelumnya, Presiden Rusia Vladimir Putin telah berulang kali menegaskan komitmen Moskow untuk mencapai tujuan militer akhirnya di Ukraina. Meskipun ada kemajuan dalam diskusi mengenai jaminan keamanan masa depan bagi Kyiv, perbedaan pendapat yang signifikan masih ada, terutama terkait wilayah mana yang harus diserahkan Ukraina kepada Rusia.
