Internationalmedia.co.id – News – Mantan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, baru-baru ini mengeluarkan pernyataan mengejutkan mengenai kondisi Iran. Menurutnya, negara tersebut akan membutuhkan waktu hingga dua dekade, atau sekitar 15 hingga 20 tahun, untuk memulihkan kekuatannya setelah "dihancurkan" oleh operasi gabungan AS dan Israel. Trump secara gamblang mengklaim bahwa upaya mereka telah berhasil menyebabkan kemunduran signifikan di Teheran.
Dalam sebuah sesi tanya jawab dengan wartawan, seperti yang dilaporkan Al-Jazeera, Trump menegaskan ambisi agresifnya. "Kami bertekad untuk menghancurkan segala yang mereka miliki," ujarnya. Ia melanjutkan, "Kami telah berhasil mendorong mereka mundur. Akan dibutuhkan antara 15 hingga 20 tahun bagi mereka untuk membangun kembali apa yang telah kami lakukan terhadap mereka."

Trump merinci bahwa AS dan Israel telah melumpuhkan berbagai pilar kekuatan Iran. Menurut klaimnya, angkatan laut, militer darat, dan angkatan udara Iran kini berada dalam kondisi yang tidak berdaya. Tidak hanya itu, mantan presiden tersebut juga menyoroti kehancuran infrastruktur telekomunikasi dan sistem pertahanan anti-pesawat Iran. Bahkan, ia secara kontroversial menyatakan bahwa Iran saat ini "tidak memiliki pemimpin" yang efektif.
Menanggapi kemungkinan dialog, Trump menunjukkan sikap acuh tak acuh. "Jika mereka bersedia datang ke meja perundingan, itu tentu akan menjadi hal yang baik," katanya. Namun, ia segera menambahkan, "Tetapi, tidak ada masalah sama sekali apakah mereka memutuskan untuk bernegosiasi atau tidak."
Pernyataan ini bukanlah yang pertama dari Trump mengenai konflik dengan Iran. Sebelumnya, ia sempat mengklaim bahwa AS akan mengakhiri perang dengan Iran dalam kurun waktu "dua hingga tiga minggu." Dalam kesempatan lain di Gedung Putih, seperti yang dilaporkan AFP dan Al-Jazeera, Trump juga pernah menyatakan bahwa AS telah berhasil mencapai "perubahan rezim" di Iran.

