Close Menu
  • Amerika
  • Asean
  • Asia
  • Eropa
  • Timur Tengah
Facebook X (Twitter) Instagram
  • Amerika
  • Asean
  • Asia
  • Eropa
  • Timur Tengah
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
Internationalmedia.co.idInternationalmedia.co.id
  • Amerika
  • Asean
  • Asia
  • Eropa
  • Timur Tengah
Internationalmedia.co.idInternationalmedia.co.id
Home ยป Trump Bikin Panas Perjanjian Nuklir
Trending Indonesia

Trump Bikin Panas Perjanjian Nuklir

GunawatiBy Gunawati06-02-2026 - 07.15Tidak ada komentar2 Mins Read1 Views
Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Telegram Tumblr Email
Trump Bikin Panas Perjanjian Nuklir
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Internationalmedia.co.id – News – Presiden Amerika Serikat Donald Trump kembali mengguncang panggung diplomasi global dengan seruan mendesak untuk perjanjian nuklir baru bersama Rusia. Langkah ini menyusul berakhirnya New START, pakta pembatasan senjata nuklir yang telah lama menjadi pilar stabilitas, dan memicu kekhawatiran serius akan potensi perlombaan senjata global yang tak terkendali.

Trump, yang sebelumnya cenderung bungkam mengenai perpanjangan perjanjian New START, kini secara terang-terangan mengkritik pakta tersebut. Melalui platform Truth Social miliknya, ia menyebut perjanjian yang diteken oleh pendahulunya Barack Obama dan diperpanjang oleh Joe Biden itu "dinegosiasikan dengan buruk" dan "dilanggar secara terang-terangan." "Kita harus meminta para ahli nuklir kita untuk mengerjakan perjanjian baru yang lebih baik dan modern yang dapat bertahan lama di masa depan," tulis Trump, menegaskan visinya untuk kesepakatan yang lebih relevan.

Trump Bikin Panas Perjanjian Nuklir
Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

Dilansir dari AFP pada Jumat (6/2/2026), berakhirnya New START menandai berakhirnya era perjanjian pembatasan senjata nuklir antara dua kekuatan terbesar dunia yang telah berlangsung puluhan tahun sejak Perang Dingin. Selama masa pemerintahannya, Trump berulang kali mendorong agar Tiongkok, yang arsenal nuklirnya terus berkembang namun masih jauh di bawah AS dan Rusia, turut serta dalam perjanjian baru. Namun, Beijing secara konsisten menolak tekanan tersebut.

Kekhawatiran semakin memuncak setelah juru bicara Gedung Putih, Karoline Leavitt, mengonfirmasi bahwa tidak ada kesepakatan antara Washington dan Moskow untuk tetap mematuhi ketentuan New START yang telah berakhir sembari negosiasi kesepakatan baru berlangsung. Rusia sendiri telah menyatakan pada Rabu (4/2) bahwa mereka tidak lagi merasa terikat pada jumlah hulu ledak nuklir sejak berakhirnya pakta tersebut, bahkan menolak inspeksi di bawah New START di tengah memburuknya hubungan dengan pemerintahan Biden.

Meskipun demikian, Trump menunjukkan antusiasme untuk menghidupkan kembali diplomasi dengan Rusia. Ia bahkan mengundang Presiden Vladimir Putin ke Alaska pada Agustus lalu. Amerika Serikat juga mengumumkan pada Kamis (6/2) bahwa mereka telah melanjutkan dialog militer dengan Rusia, menyusul pembicaraan trilateral di Abu Dhabi yang membahas konflik di Ukraina. Langkah-langkah ini menunjukkan adanya upaya untuk menjaga jalur komunikasi terbuka di tengah ketegangan yang meningkat, meskipun masa depan perjanjian nuklir global masih diselimuti ketidakpastian.

Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Gunawati
Gunawati

kontributor International Media yang berfokus pada peliputan berita dari kawasan Amerika dan Eropa. Ia secara rutin menyajikan analisis mengenai kebijakan luar negeri, isu-isu sosial, dan perkembangan politik di negara-negara Barat.

Related Posts

Iran Punya Syarat Mengejutkan untuk AS

26-03-2026 - 12.15

Iran Siap Akhiri Perang Tapi Ini Syaratnya

26-03-2026 - 12.00

Trump Sebut Iran Takut Mati Jika Berunding

26-03-2026 - 10.15

Israel Terus Maju Hizbullah Tolak Menyerah

26-03-2026 - 10.00

Iran Buka Hormuz Siapa Saja Boleh Lewat Kecuali Ini

26-03-2026 - 07.15

Trump Sodorkan Gencatan Senjata Iran Beri Balasan Menohok

26-03-2026 - 07.00
Leave A Reply Cancel Reply

Internationalmedia.co.id
  • Privacy
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak
  • Tentang

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.