Internationalmedia.co.id – Aksi demonstrasi besar-besaran bertajuk ‘No Kings’ yang mengguncang Amerika Serikat sebagai bentuk protes terhadap kebijakan Presiden Donald Trump, mendapatkan respons tak terduga. Trump membalasnya dengan mengunggah sebuah video hasil rekayasa AI yang kontroversial di platform Truth Social miliknya.
Video tersebut, yang sebelumnya diunggah oleh akun @Xerias_X di platform X, menampilkan Trump seolah-olah menjadi seorang raja yang gagah berani. Ia tampak mengendarai pesawat tempur bertuliskan "King Trump" sambil mengenakan mahkota. Lebih kontroversial lagi, dalam video berdurasi 19 detik itu, Trump terlihat melemparkan sesuatu yang menyerupai kotoran ke arah para demonstran.

Aksi Trump ini sontak memicu kehebohan di kalangan netizen. Banyak yang mengecam tindakan tersebut sebagai bentuk penghinaan terhadap demokrasi dan upaya meremehkan aspirasi rakyat. Sementara itu, para pendukung Trump justru memberikan dukungan dan menganggap video tersebut sebagai bentuk sindiran yang cerdas terhadap para pengkritiknya.
Ketua DPR Mike Johnson bahkan mencibir demonstrasi ‘No Kings’ sebagai aksi "Benci Amerika" yang didalangi oleh kelompok-kelompok radikal. Namun, para pengunjuk rasa menepis tuduhan tersebut dan menegaskan bahwa aksi mereka adalah wujud kecintaan terhadap demokrasi dan keinginan untuk perubahan yang lebih baik.
Sebelumnya, aksi demonstrasi ‘No Kings’ dilaporkan diikuti oleh jutaan warga AS di seluruh 50 negara bagian. Mereka menyuarakan ketidakpuasan terhadap kebijakan-kebijakan Trump yang dianggap merugikan dan mengancam nilai-nilai demokrasi.
