Ledakan dahsyat dan kebakaran melanda pabrik kimia di Telangana, India Selatan. Internationalmedia.co.id melaporkan, peristiwa mengerikan ini menewaskan sedikitnya 36 orang, sementara puluhan lainnya mengalami luka-luka serius. Direktur layanan pemadam kebakaran negara bagian, G.V. Narayana Rao, mengungkapkan kepada Associated Press bahwa 34 jenazah pekerja ditemukan hangus di lokasi kejadian, sekitar 50 kilometer dari Hyderabad. Dua pekerja lainnya meninggal dunia di rumah sakit akibat luka bakar yang parah. Proses pembersihan puing-puing pabrik farmasi Sigachi Industries masih berlangsung untuk memastikan tidak ada korban lain yang terjebak. Hampir tiga puluh pekerja luka-luka tengah menjalani perawatan intensif di rumah sakit.
Rao menambahkan bahwa seluruh struktur pabrik telah runtuh. Meskipun api telah berhasil dipadamkan, proses pemindahan puing-puing diperkirakan masih akan memakan waktu beberapa jam. Kepala Menteri Negara Bagian, Revanth Reddy, langsung mengunjungi lokasi kejadian. Video yang dirilis kantornya menunjukkan pemandangan mengerikan: tumpukan logam bengkok yang menjadi sisa-sisa pabrik yang hancur.

Pemerintah setempat telah membentuk komite investigasi untuk mengungkap penyebab ledakan tersebut. Insiden ini kembali menyoroti masalah keselamatan industri di India, yang kerap dikaitkan dengan perencanaan buruk dan lemahnya penegakan aturan keselamatan. Pihak Sigachi Industries, pemasok bahan baku untuk industri farmasi, makanan, kosmetik, dan kimia, menyampaikan pernyataan duka cita atas jatuhnya korban jiwa dalam tragedi ini.
