Close Menu
  • Amerika
  • Asean
  • Asia
  • Eropa
  • Timur Tengah
Facebook X (Twitter) Instagram
  • Amerika
  • Asean
  • Asia
  • Eropa
  • Timur Tengah
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
Internationalmedia.co.idInternationalmedia.co.id
  • Amerika
  • Asean
  • Asia
  • Eropa
  • Timur Tengah
Internationalmedia.co.idInternationalmedia.co.id
Home ยป Tragedi di Laut Italia: Satu Nyawa Melayang
Trending Indonesia

Tragedi di Laut Italia: Satu Nyawa Melayang

GunawatiBy Gunawati01-07-2025 - 03.05Tidak ada komentar2 Mins Read0 Views
Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Telegram Tumblr Email
Tragedi di Laut Italia: Satu Nyawa Melayang
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Internationalmedia.co.id melaporkan sebuah tragedi kemanusiaan di perairan Italia. Sebuah kapal migran tenggelam di dekat Pulau Lampedusa, menewaskan seorang wanita. Insiden nahas ini terjadi tengah malam, sekitar 72 kilometer dari pulau tersebut, setelah kapal penangkap ikan yang membawa para migran itu berangkat dari La Louza, Tunisia. Meskipun demikian, kabar baiknya adalah penjaga pantai Italia berhasil menyelamatkan 87 jiwa dari tragedi ini.

Informasi yang didapat internationalmedia.co.id dari laporan AFP menyebutkan, nelayan Tunisia di sekitar lokasi kejadian lah yang pertama kali memberitahu otoritas Italia. Mereka memperkirakan masih ada lima hingga enam migran yang belum ditemukan. Para migran yang selamat, semuanya berasal dari Afrika sub-Sahara, langsung dibawa ke pusat penerimaan di Lampedusa untuk mendapatkan perawatan medis. Palang Merah Italia, yang mengelola pusat tersebut, juga mengkonfirmasi penemuan jenazah wanita korban tenggelam.

Tragedi di Laut Italia: Satu Nyawa Melayang
Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

Data dari Kementerian Dalam Negeri Italia hingga 30 Juni 2025 mencatat angka kedatangan migran yang cukup tinggi, yaitu 29.903 orang, termasuk 5.146 anak di bawah umur tanpa pendamping. Meskipun sedikit lebih tinggi dari periode yang sama tahun lalu, angka ini jauh lebih rendah dibandingkan tahun 2023 yang mencapai 65.519 migran. Sebagian besar migran tiba melalui rute Mediterania tengah, jalur yang dikenal sebagai salah satu yang paling berbahaya di dunia. Organisasi Internasional untuk Migrasi mencatat angka kematian yang mengkhawatirkan di jalur ini, 2.452 jiwa pada 2024 dan diperkirakan mencapai 3.155 jiwa pada tahun 2023, meningkat signifikan dari angka terendah 1.450 pada tahun 2020. Tragedi ini sekali lagi menyoroti bahaya perjalanan migrasi ilegal dan perlunya upaya internasional untuk mengatasi akar permasalahan serta meningkatkan keselamatan para migran.

Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Gunawati
Gunawati

kontributor International Media yang berfokus pada peliputan berita dari kawasan Amerika dan Eropa. Ia secara rutin menyajikan analisis mengenai kebijakan luar negeri, isu-isu sosial, dan perkembangan politik di negara-negara Barat.

Related Posts

Perintah Mengejutkan Trump Guncang Timur Tengah

17-04-2026 - 23.15

Terungkap Peran AS di Selat Hormuz

17-04-2026 - 23.00

Hormuz Terbuka Trump Tetap Kunci Iran

17-04-2026 - 21.45

Washington Kirim Sinyal Bahaya untuk Teheran

17-04-2026 - 21.30

Amerika Panggil Raksasa Otomotif untuk Produksi Senjata

17-04-2026 - 21.15

Iran Bikin Geger Dunia

17-04-2026 - 21.00
Leave A Reply Cancel Reply

Internationalmedia.co.id
  • Privacy
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak
  • Tentang

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.