Internationalmedia.co.id – News – Kasus pemukulan yang melibatkan pengendara Kawasaki Ninja berinisial FRS (37) di Jagakarsa, Jakarta Selatan, kini memasuki babak baru yang mengejutkan. Setelah diamankan atas aksi kekerasan jalanan, FRS dinyatakan positif menggunakan narkoba jenis sabu berdasarkan hasil tes urine yang dilakukan pihak kepolisian.
Konfirmasi mengejutkan ini disampaikan langsung oleh Kapolsek Jagakarsa, Kompol Nurma Dewi. "Betul. Jadi untuk tes urine kita sudah lakukan, dia positif memakai narkoba. Jadi dia positif untuk memakai narkoba. Jenis sabu," terang Kompol Nurma Dewi kepada awak media di Polres Metro Jakarta Selatan, Senin.

Saat ini, pihak kepolisian tengah gencar melakukan pengembangan terkait kasus ini. Fokus utama penyelidikan adalah menelusuri dari mana FRS mendapatkan barang haram tersebut. Kompol Nurma Dewi menambahkan, pihaknya akan meminta keterangan dari berbagai pihak, termasuk keluarga FRS dan siapa pun yang diduga terlibat atau mengetahui peredaran sabu tersebut.
Sebelum terungkapnya fakta penggunaan narkoba, FRS sendiri diamankan setelah terlibat dalam aksi pemukulan brutal terhadap pengendara sepeda motor lain.
Peristiwa kekerasan jalanan itu terjadi pada Sabtu (4/7) sekitar pukul 11.30 WIB. Menurut keterangan polisi, insiden bermula ketika korban merasakan sepeda motornya berulang kali ditabrak oleh pelaku FRS.
Saat korban mencoba menegur, FRS justru menunjukkan reaksi agresif. Bukannya meminta maaf, pelaku malah melayangkan pukulan bertubi-tubi dengan tangan kosong yang mengepal ke arah rahang kiri korban.
Akibat serangan tersebut, korban mengalami memar dan rasa sakit pada bagian rahang sebelah kiri. FRS kemudian berhasil diamankan oleh anggota Polsek Jagakarsa yang sedang melakukan observasi kewilayahan di Jalan Raya depan Masjid Al-Wiqoyah, dan langsung dibawa ke kantor polisi untuk proses lebih lanjut.
