Close Menu
  • Amerika
  • Asean
  • Asia
  • Eropa
  • Timur Tengah
Facebook X (Twitter) Instagram
  • Amerika
  • Asean
  • Asia
  • Eropa
  • Timur Tengah
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
Internationalmedia.co.idInternationalmedia.co.id
  • Amerika
  • Asean
  • Asia
  • Eropa
  • Timur Tengah
Internationalmedia.co.idInternationalmedia.co.id
Home » Tepi Barat Gaza Di Ujung Tanduk
Trending Indonesia

Tepi Barat Gaza Di Ujung Tanduk

GunawatiBy Gunawati18-02-2026 - 16.00Tidak ada komentar2 Mins Read3 Views
Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Telegram Tumblr Email
Tepi Barat Gaza Di Ujung Tanduk
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Internationalmedia.co.id – News – Tel Aviv – Sebuah pernyataan kontroversial kembali dilontarkan oleh Menteri Keuangan Israel, Bezalel Smotrich, yang secara eksplisit mengutarakan niatnya untuk mendorong kebijakan "migrasi" bagi warga Palestina dari Tepi Barat dan Jalur Gaza. Pernyataan ini, yang disampaikan oleh politisi sayap kanan garis keras tersebut, memicu gelombang perdebatan baru di tengah ketegangan yang terus memanas di kawasan tersebut.

Dilansir dari berbagai sumber, termasuk AFP dan The Times of Israel, Smotrich menyampaikan pandangannya dalam sebuah acara Partai Zionisme Religius pada Selasa malam, 17 Februari 2026. Ia memaparkan apa yang menurutnya harus menjadi tujuan strategis pemerintah Israel ke depan. "Kita akan menghapus gagasan negara teror Arab," tegas Smotrich, disambut tepuk tangan hadirin. Ia menambahkan, "Kita akhirnya akan secara resmi dan secara praktis membatalkan Perjanjian Oslo yang terkutuk dan memulai jalan menuju kedaulatan, sambil mendorong migrasi dari Gaza dan Yudea dan Samaria." Istilah "Yudea dan Samaria" sendiri merupakan sebutan alkitabiah yang digunakan Israel untuk merujuk pada Tepi Barat. Smotrich meyakini, "Tidak ada solusi jangka panjang lainnya."

Tepi Barat Gaza Di Ujung Tanduk
Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

Perjanjian Oslo, yang dimaksud Smotrich, merujuk pada dua kesepakatan penting yang ditandatangani pada tahun 1993 dan 1995 antara Israel dan Organisasi Pembebasan Palestina (PLO). Perjanjian ini merupakan fondasi bagi kerangka solusi dua negara dan pemerintahan Palestina yang mandiri. Oleh karena itu, gagasan Smotrich untuk membatalkannya dan mendorong migrasi warga Palestina telah dikecam keras oleh banyak pihak, yang menilai hal tersebut sama saja dengan pembersihan etnis.

Pernyataan provokatif ini muncul tak lama setelah pemerintah Israel menuai kecaman internasional atas persetujuan proposal kontroversial untuk mendaftarkan sebagian besar tanah di Tepi Barat sebagai "milik negara" jika warga Palestina tidak dapat membuktikan kepemilikannya. Smotrich, bersama Menteri Kehakiman Yariv Levin dan Menteri Pertahanan Israel Katz, adalah inisiator di balik proposal tersebut. Ia bahkan menyebut langkah ini sebagai kelanjutan dari "revolusi permukiman untuk mengendalikan semua tanah kita."

Reaksi keras pun berdatangan. Misi Perserikatan Bangsa-Bangsa dari 85 negara pada Selasa, 17 Februari 2026, secara serentak mengutuk Tel Aviv. Otoritas Palestina juga tidak tinggal diam, memperingatkan bahwa langkah Israel tersebut merupakan "aneksasi de-facto" dan pelanggaran nyata terhadap hukum internasional.

Sebagai pemimpin Partai Zionisme Religius, Smotrich merupakan salah satu kekuatan sayap kanan garis keras yang berpengaruh dalam pemerintahan Perdana Menteri Benjamin Netanyahu. Dengan pemilu parlemen Israel yang dijadwalkan pada Oktober mendatang, pernyataan-pernyataan kontroversial seperti ini diprediksi akan semakin memanaskan iklim politik dan memperdalam ketegangan di kawasan tersebut.

Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Gunawati
Gunawati

kontributor International Media yang berfokus pada peliputan berita dari kawasan Amerika dan Eropa. Ia secara rutin menyajikan analisis mengenai kebijakan luar negeri, isu-isu sosial, dan perkembangan politik di negara-negara Barat.

Related Posts

Mantan Bos CIA Ungkap Kesalahan Fatal Trump di Timur Tengah

24-03-2026 - 12.45

Langit Kolombia Berduka Pesawat Militer Jatuh

24-03-2026 - 12.30

Trump Akui Dialog Penting dengan Iran Siapa Sosoknya

24-03-2026 - 12.15

Iran Ungkap Syarat Damai Perang Tak Akan Berhenti

24-03-2026 - 12.00

Iran Ungkap Tujuan Asli Klaim Trump

24-03-2026 - 10.45

Tragedi LaGuardia Terkuak Pilot Kopilot Tewas

24-03-2026 - 10.30
Leave A Reply Cancel Reply

Internationalmedia.co.id
  • Privacy
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak
  • Tentang

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.