Setelah perjuangan panjang selama enam jam, kobaran api yang melalap tiga gudang di kawasan pergudangan Kosambi, Kabupaten Tangerang, Banten, akhirnya berhasil dikendalikan. Petugas pemadam kebakaran kini memasuki fase pendinginan untuk memastikan tidak ada lagi titik api yang berpotensi menyala kembali. Internationalmedia.co.id – News melaporkan, insiden yang terjadi pada Minggu siang ini tidak menimbulkan korban jiwa, sebuah kabar melegakan di tengah kepanikan.
Laporan awal mengenai kebakaran hebat ini diterima oleh Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) Damkar Kabupaten Tangerang pada pukul 11.30 WIB. Api dengan cepat membesar dan melahap isi gudang yang diketahui menyimpan berbagai suku cadang motor. Meskipun demikian, petugas call center Pusdalops Damkar Kabupaten Tangerang mengonfirmasi bahwa seluruh personel dan warga di sekitar lokasi selamat, tanpa ada laporan korban.

Kebakaran ini berpusat di kompleks Pergudangan Centra Kosambi. Awalnya diduga hanya satu gudang, namun kemudian terungkap bahwa api telah merembet dan melahap habis tiga gudang berbeda yang dimiliki oleh perusahaan-perusahaan terpisah. Video yang dibagikan oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tangerang menunjukkan dahsyatnya kobaran api yang melalap barang-barang di dalam gudang, dengan petugas berjibaku menyemprotkan air.
Untuk menaklukkan amukan si jago merah, total 12 unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan ke lokasi. Armada ini terdiri dari 10 unit milik BPBD Kabupaten Tangerang dan dua unit bantuan dari Damkar Bandara Soekarno-Hatta, menunjukkan skala koordinasi yang masif dalam upaya pemadaman. Mereka bekerja tanpa henti selama lebih dari enam jam untuk mengisolasi dan memadamkan api yang terus berkobar.
Meskipun api utama telah berhasil dipadamkan, petugas masih harus menghadapi fase pendinginan yang krusial untuk mencegah munculnya kembali titik api. Proses ini diperkirakan akan memakan waktu, mengingat material yang terbakar dan luasnya area terdampak. Tim gabungan akan terus bersiaga di lokasi hingga situasi benar-benar aman dan terkendali, demikian laporan dari internationalmedia.co.id.
