internationalmedia.co.id – Kecelakaan lalu lintas yang cukup tragis kembali terjadi di kawasan Bogor, Jawa Barat. Sebuah insiden hebat melibatkan mobil jenis Gran Max dan sebuah truk terjadi di ruas Jalan Cileungsi-Jonggol, Kecamatan Cileungsi, yang mengakibatkan pengemudi mobil mengalami luka serius. Peristiwa yang terjadi pada Kamis sore ini sempat mengejutkan pengguna jalan yang melintas di lokasi kejadian.
Berdasarkan keterangan resmi dari pihak kepolisian, kecelakaan maut tersebut terjadi sekitar pukul 15.50 WIB. Kondisi jalanan yang sedang aktif digunakan oleh berbagai jenis kendaraan menjadi latar belakang terjadinya benturan keras tersebut. Mobil Gran Max yang dikendarai oleh seorang pria berinisial AR melaju dari arah Cileungsi menuju ke arah Jonggol dengan kecepatan tertentu.

Kanit Gakkum Satlantas Polres Bogor, Ipda Ares Rahman, menjelaskan kronologi kejadian secara mendalam. Menurut penuturan pihak kepolisian, kecelakaan bermula saat mobil yang dikemudikan korban mencoba melakukan manuver untuk mendahului kendaraan lain. Saat tiba di titik lokasi kejadian perkara (TKP), pengemudi Gran Max tersebut berupaya bergeser ke sisi kanan jalan guna menyalip sebuah minibus yang berada tepat di depannya.
Namun, malang tak dapat ditolak, saat sedang melakukan manuver menyalip tersebut, muncul sebuah truk dari arah yang berlawanan atau berada di jalur yang sama. Akibat jarak yang sudah terlalu dekat, mobil Gran Max tersebut tidak sempat menghindari benturan dan akhirnya menghantam bagian sisi kanan truk dengan sangat keras.
Dampak dari benturan tersebut sangat fatal bagi kondisi fisik kendaraan. Kekuatan tabrakan membuat mobil Gran Max terpental dan kehilangan kendali, hingga akhirnya berputar di tengah jalan dan membentur kendaraan lain yang berada di sekitarnya. Kerusakan pada badan mobil terlihat cukup parah akibat hantaman beruntun tersebut.
Ipda Ares Rahman mengonfirmasi bahwa pengemudi mobil, AR, menjadi korban luka berat dalam insiden ini. "Korban mengalami luka serius, terutama pada bagian kaki sebelah kanan akibat terjepit atau benturan di dalam kabin," ujar Ipda Ares dalam keterangannya kepada media.
Segera setelah kejadian, petugas kepolisian dan warga di sekitar lokasi langsung melakukan evakuasi terhadap korban. AR kemudian dilarikan ke RSUD RH Satibi Cileungsi untuk mendapatkan penanganan medis darurat guna menyelamatkan nyawanya. Hingga berita ini diturunkan, pihak Satlantas Polres Bogor masih melakukan penyelidikan lebih lanjut di lapangan untuk memastikan penyebab pasti kecelakaan, apakah murni karena kesalahan manuver atau ada faktor teknis lainnya. Masyarakat diimbau untuk selalu waspada dan menjaga jarak aman saat mendahului kendaraan lain di jalan raya.
