Close Menu
  • Amerika
  • Asean
  • Asia
  • Eropa
  • Timur Tengah
Facebook X (Twitter) Instagram
  • Amerika
  • Asean
  • Asia
  • Eropa
  • Timur Tengah
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
Internationalmedia.co.idInternationalmedia.co.id
  • Amerika
  • Asean
  • Asia
  • Eropa
  • Timur Tengah
Internationalmedia.co.idInternationalmedia.co.id
Home ยป Serangan Udara AS ke Iran: Arab Bersatu Kecam Keras!
Trending Indonesia

Serangan Udara AS ke Iran: Arab Bersatu Kecam Keras!

GunawatiBy Gunawati22-06-2025 - 20.05Tidak ada komentar2 Mins Read0 Views
Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Telegram Tumblr Email
Serangan Udara AS ke Iran: Arab Bersatu Kecam Keras!
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Internationalmedia.co.id melaporkan gelombang kecaman keras membanjiri dunia menyusul serangan udara Amerika Serikat (AS) terhadap tiga fasilitas nuklir Iran. Negara-negara Arab, termasuk mantan musuh bebuyutan Iran, Arab Saudi, kompak mengecam tindakan tersebut dan menyerukan segera kembali ke meja perundingan. Arab Saudi, yang tengah berupaya meredakan ketegangan dengan Iran melalui mediasi Tiongkok sejak 2023, menyatakan "sangat khawatir" atas serangan tersebut.

Ketegangan di kawasan Teluk semakin meningkat sejak serangan udara Israel ke Iran pada 13 Juni lalu. Negara-negara kaya minyak di kawasan tersebut, yang banyak menjadi tuan rumah aset dan pangkalan militer AS, khawatir akan dampak ekonomi dan keamanan yang mengancam. Qatar, misalnya, mengungkapkan kekhawatiran atas "dampak bencana" bagi kawasan dan dunia. Serangan AS ini juga memicu ancaman balasan dari kelompok Houthi di Yaman yang menyebutnya sebagai "deklarasi perang" dan mengancam akan menargetkan kapal perang AS di Laut Merah.

Serangan Udara AS ke Iran: Arab Bersatu Kecam Keras!
Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

Ancaman tersebut semakin menguat mengingat kelompok yang didukung Iran sebelumnya telah mengancam akan melanjutkan serangan terhadap kapal perang AS jika Washington menyerang Iran. Meskipun Presiden AS Donald Trump menyebut serangan tersebut sebagai "keberhasilan militer yang spektakuler", sekutunya di Teluk justru mendesak jalan diplomasi. Oman, yang berperan sebagai mediator dalam perundingan nuklir antara AS dan Iran, mengutuk keras serangan tersebut sebagai tindakan ilegal dan menyerukan deeskalasi. UEA, Bahrain, dan Kuwait juga menyatakan keprihatinan dan mengambil langkah-langkah antisipasi. Bahrain, yang menjadi markas Armada Kelima Angkatan Laut AS, bahkan meminta sebagian besar pegawai negeri sipilnya bekerja dari rumah.

Kecaman juga datang dari Palestina (Hamas), Irak, dan Lebanon. Irak, yang juga menjadi tuan rumah pangkalan AS, menyatakan "kekhawatiran mendalam dan kecaman keras", sementara Lebanon mendesak kedua belah pihak untuk kembali berunding. Mesir turut mengutuk eskalasi tersebut dan memperingatkan "dampak berbahaya" bagi kawasan. Ketakutan akan intervensi faksi-faksi bersenjata yang didukung Iran juga meningkat di Irak, mengingat ancaman mereka terhadap kepentingan AS di wilayah tersebut. Situasi ini semakin rumit mengingat konflik sebelumnya antara Israel dan Hizbullah di Gaza.

Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Gunawati
Gunawati

kontributor International Media yang berfokus pada peliputan berita dari kawasan Amerika dan Eropa. Ia secara rutin menyajikan analisis mengenai kebijakan luar negeri, isu-isu sosial, dan perkembangan politik di negara-negara Barat.

Related Posts

Rahasia Drone Pangkalan Inggris Terbongkar

05-03-2026 - 18.00

Beirut Bergejolak Pejabat Hamas Terbunuh

05-03-2026 - 16.45

Samudra Hindia Mencekam Kapal Perang Iran Karam

05-03-2026 - 16.30

Arab Saudi Bergejolak Pertahanan Udara Beraksi

05-03-2026 - 16.15

Api Berkobar di Teluk Iran Klaim Hantam Kapal AS

05-03-2026 - 16.00

Iran Lanjutkan Serangan Meski Rudal Dihantam NATO

05-03-2026 - 12.45
Leave A Reply Cancel Reply

Internationalmedia.co.id
  • Privacy
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak
  • Tentang

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.