Internationalmedia.co.id melaporkan, militer Israel mengklaim telah melancarkan serangan udara besar-besaran ke sejumlah target militer Iran. Serangan yang melibatkan sekitar 20 jet tempur ini menargetkan lokasi penyimpanan dan peluncuran rudal, serta fasilitas radar dan satelit militer. Pernyataan resmi militer Israel yang diunggah di Telegram menyebutkan lebih dari 30 amunisi dilepaskan dalam operasi tersebut.
Serangan ini terjadi setelah Amerika Serikat melakukan serangan udara skala besar terhadap fasilitas nuklir Iran. Meskipun AS mengklaim telah berhasil menghancurkan program nuklir Teheran, beberapa pejabat meragukan tingkat kerusakan yang sebenarnya. Ketegangan semakin meningkat setelah serangan Israel sebelumnya di barat laut Iran pada Minggu (22/6), yang dilaporkan menewaskan sedikitnya tiga warga sipil menurut media Iran.

Kepala Staf Umum Pasukan Pertahanan Israel (IDF), Eyal Zamir, menegaskan bahwa serangan terhadap Iran akan terus berlanjut. Ia bahkan menyatakan bahwa Israel memiliki target tambahan di Iran dan akan meningkatkan intensitas serangan jika diperlukan. Pernyataan Zamir ini menunjukkan komitmen Israel untuk melanjutkan operasi militer di Iran terlepas dari tindakan AS. Internationalmedia.co.id akan terus memantau perkembangan situasi di kawasan tersebut.
