Internationalmedia.co.id memberitakan pernyataan mengejutkan dari Kepala Staf Umum Pasukan Pertahanan Israel (IDF), Eyal Zamir. Ia menegaskan bahwa serangan Israel ke Iran akan terus berlanjut, meskipun Amerika Serikat (AS) telah melancarkan serangan udara terhadap tiga fasilitas nuklir Iran. Zamir bahkan menyatakan Israel memiliki target lain yang siap dihantam.
"Kami masih punya target di Iran dan siap melanjutkan serangan selama diperlukan," tegas Zamir, seperti dikutip internationalmedia.co.id dari CNN, Senin (23/6/2025). Ia menekankan bahwa serangan tersebut bukanlah akhir dari operasi militer Israel di Iran. Justru sebaliknya, Zamir mengindikasikan peningkatan intensitas serangan.

"Kami akan meningkatkan laju serangan sesuai rencana operasional, dan kami siap melanjutkannya selama diperlukan," lanjutnya. Pernyataan ini menunjukkan komitmen kuat Israel untuk terus menekan Iran, terlepas dari aksi AS.
Zamir juga memberikan pujian atas serangan AS terhadap fasilitas nuklir Iran. Ia menyebutnya sebagai "titik balik" dalam operasi militer Israel yang diberi kode "Singa yang Bangkit", yang dimulai pekan lalu. "Itu terjadi berkat kepemimpinan yang berani dari mitra Amerika kami," tambahnya. Ia juga menegaskan komitmen Israel untuk melindungi keamanan warganya. "Siapapun yang mencoba menantang kami, akan membayar harga yang mahal. Kami tidak akan mengorbankan keamanan warga sipil Negara Israel," pungkas Zamir.
