Kematian Nemesio Ruben Oseguera Cervantes, alias El Mencho, bos kartel narkoba paling dicari di Meksiko, dalam sebuah operasi militer yang didukung intelijen Amerika Serikat, memancing respons dari Presiden AS Donald Trump. Meskipun tidak secara eksplisit mengomentari kematian pemimpin Kartel Generasi Baru Jalisco (CJNG) tersebut, Trump mendesak Meksiko untuk meningkatkan upaya dalam memerangi kartel narkoba. Internationalmedia.co.id – News melaporkan bahwa insiden ini telah mengguncang dunia kejahatan transnasional.
Pernyataan Trump ini muncul pasca operasi penggerebekan militer yang dilancarkan oleh pasukan keamanan federal Meksiko pada Minggu (22/2) waktu setempat. Operasi tersebut menargetkan El Mencho di wilayah Tapalpa, negara bagian Jalisco, yang dikenal sebagai basis kekuatan utama CJNG. Mulanya, operasi ini bertujuan untuk menciduk El Mencho dalam keadaan hidup. Namun, perlawanan gigih dari anggota kartel CJNG justru memicu baku tembak sengit dengan personel militer Meksiko.

Kementerian Pertahanan Meksiko mengonfirmasi bahwa empat anggota kartel CJNG tewas di lokasi pertempuran, sementara tiga anggota lainnya mengalami luka parah dan akhirnya meninggal dunia saat dievakuasi via udara menuju ibu kota Mexico City. El Mencho sendiri termasuk di antara mereka yang terluka dalam penggerebekan tersebut, dan wafat saat dalam perjalanan udara menuju Mexico City. Kementerian Pertahanan Meksiko telah mengonfirmasi kematian mantan polisi berusia 60 tahun ini.
El Mencho memimpin CJNG, sebuah organisasi kriminal internasional yang secara luas diakui sebagai salah satu yang paling berpengaruh dan kejam di Meksiko. Selama bertahun-tahun, ia berhasil lolos dari jeratan hukum, meskipun Amerika Serikat telah menawarkan hadiah fantastis hingga US$15 juta (sekitar Rp252,4 miliar) bagi informasi yang mengarah pada penangkapannya.
Laporan Reuters sebelumnya mengungkapkan bahwa Satuan Tugas Gabungan Antarlembaga-Penangkal Kartel, sebuah unit yang melibatkan beberapa lembaga pemerintah AS dan dipimpin oleh militer AS, memainkan peran krusial dalam operasi militer Meksiko yang menewaskan El Mencho. Satuan tugas ini, yang memiliki spesialisasi dalam pengumpulan intelijen tentang kartel narkoba, telah menyusun profil target terperinci untuk El Mencho dan menyerahkannya kepada otoritas Meksiko untuk operasi tersebut.
Melalui platform media sosial Truth Social, Trump menegaskan, "Meksiko harus meningkatkan upaya mereka dalam memerangi kartel dan narkoba!"
Kematian El Mencho segera memicu gelombang kekerasan dan kekacauan di beberapa wilayah Meksiko, khususnya di Jalisco dan area sekitarnya. Sejumlah pusat bisnis lokal dan kendaraan pribadi hangus dibakar, sementara kelompok bersenjata memblokir sejumlah ruas jalan raya di beberapa negara bagian di Meksiko. Tindak kekerasan ini dianggap sebagai aksi balasan yang mungkin dilakukan oleh kartel CJNG. Menanggapi situasi genting ini, Gubernur Jalisco, Pablo Lemus Navarro, segera mengeluarkan status darurat "kode merah", menangguhkan layanan transportasi umum, dan mengimbau warga untuk tetap berada di dalam rumah demi keselamatan.

