Close Menu
  • Amerika
  • Asean
  • Asia
  • Eropa
  • Timur Tengah
Facebook X (Twitter) Instagram
  • Amerika
  • Asean
  • Asia
  • Eropa
  • Timur Tengah
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
Internationalmedia.co.idInternationalmedia.co.id
  • Amerika
  • Asean
  • Asia
  • Eropa
  • Timur Tengah
Internationalmedia.co.idInternationalmedia.co.id
Home ยป Rahasia Putin Redam Konflik Iran-Israel?
Trending Indonesia

Rahasia Putin Redam Konflik Iran-Israel?

GunawatiBy Gunawati19-06-2025 - 09.30Tidak ada komentar2 Mins Read0 Views
Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Telegram Tumblr Email
Rahasia Putin Redam Konflik Iran-Israel?
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Internationalmedia.co.id melaporkan pernyataan mengejutkan Presiden Rusia Vladimir Putin terkait konflik Iran-Israel. Putin optimistis penyelesaian konflik tersebut bisa dicapai. Menurutnya, mencari jalan keluar bersama untuk menghentikan pertempuran adalah langkah yang menguntungkan semua pihak. Pernyataan ini disampaikan Putin kepada wartawan asing, termasuk AFP, dalam sebuah acara televisi.

Putin mengamati adanya konsolidasi masyarakat Iran di sekitar kepemimpinan politik negara itu pasca serangan Israel. Meskipun mengakui kompleksitas masalah ini, ia yakin solusi dapat ditemukan. Menurutnya, kesepakatan yang tercapai harus menjamin keamanan Israel dan sekaligus mengakomodasi keinginan Iran untuk program nuklir sipil. Israel sendiri mengklaim serangan udara mereka bertujuan mencegah Iran memperoleh senjata nuklir, klaim yang dibantah Teheran.

Rahasia Putin Redam Konflik Iran-Israel?
Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

Lebih lanjut, Putin menekankan pentingnya kerja sama untuk menghentikan pertempuran dan mencari kesepakatan yang menguntungkan semua pihak. Ia bahkan menyebut lebih dari 200 karyawan Rusia bekerja di pembangkit listrik tenaga nuklir Bushehr, Iran, yang dibangun oleh Rosatom. Putin memastikan keamanan Israel akan terjamin, dan Rusia dapat terus bekerja sama dengan Iran dalam program nuklir sipilnya.

Namun, tawaran Putin untuk menengahi konflik ini ditolak oleh Presiden Amerika Serikat Donald Trump. Trump meminta Putin untuk menyelesaikan konfliknya sendiri di Ukraina terlebih dahulu sebelum menawarkan bantuan mediasi. Hubungan militer Rusia-Iran memang semakin erat sejak invasi Rusia ke Ukraina pada 2022, ditandai dengan penandatanganan perjanjian kemitraan strategis pada Januari lalu. Pernyataan Putin ini tentu saja menimbulkan pertanyaan besar, bagaimana Rusia bisa berperan sebagai penengah di tengah ketegangan internasional yang tinggi?

Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Gunawati
Gunawati

kontributor International Media yang berfokus pada peliputan berita dari kawasan Amerika dan Eropa. Ia secara rutin menyajikan analisis mengenai kebijakan luar negeri, isu-isu sosial, dan perkembangan politik di negara-negara Barat.

Related Posts

Turki Gempar Sekolah Berubah Medan Perang

16-04-2026 - 23.45

Presiden Brasil Bela Iran

16-04-2026 - 23.30

Trump Kejutkan Dunia Gencatan Senjata Israel Lebanon

16-04-2026 - 23.15

Jembatan Kunci Lebanon Runtuh Puluhan Ribu Terisolasi

16-04-2026 - 23.00

Nyawa Penolong Melayang di Lebanon

16-04-2026 - 21.45

Remaja 14 Tahun Gemparkan Turki

16-04-2026 - 21.30
Leave A Reply Cancel Reply

Internationalmedia.co.id
  • Privacy
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak
  • Tentang

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.