Internationalmedia.co.id melaporkan lima berita internasional paling populer hari ini. Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, mengklaim kemenangan atas Iran dalam perang 12 hari telah membuka peluang baru, termasuk pembebasan sandera yang ditahan Hamas di Gaza. Netanyahu menyatakan, "Banyak peluang telah terbuka setelah kemenangan ini. Pertama, menyelamatkan para sandera," dalam pidato di hadapan agen keamanan Israel, seperti dikutip AFP dan Al Arabiya (30/6/2025).
Selain pernyataan Netanyahu, sejumlah peristiwa internasional lain menarik perhatian. Shin Bet, dinas keamanan Israel, mengumumkan penangkapan 60 anggota Hamas di Tepi Barat yang diduga merencanakan serangan terhadap Israel. Organisasi tersebut menyebut telah membongkar jaringan besar Hamas di Hebron.

Di lain sisi, Kepala badan intelijen Turki, Ibrahim Kalin, bertemu dengan pemimpin senior Hamas, Mohammed Darwish, untuk membahas tragedi kemanusiaan di Gaza dan upaya gencatan senjata. Pertemuan rahasia tersebut difokuskan pada pengiriman bantuan kemanusiaan segera ke Gaza, menurut Anadolu Agency (30/6/2025).
Tragedi lain datang dari Meksiko. Kepolisian menemukan 381 mayat bertumpuk di sebuah krematorium swasta di Ciudad Juarez. Direktur komunikasi kejaksaan negara bagian Chihuahua, Eloy Garcia, menyatakan mayat-mayat tersebut disimpan secara tidak teratur dan belum dikremasi, mengisyaratkan adanya kelalaian (AFP, 30/6/2025).
Terakhir, sebuah jet tempur siluman F-35B Inggris terdampar selama dua minggu di bandara Kerala, India, setelah pendaratan darurat akibat cuaca buruk dan kekurangan bahan bakar pada pertengahan Juni. Pesawat tersebut merupakan bagian dari kelompok tempur kapal induk HMS Prince of Wales yang sedang berlatih di Indo-Pasifik (NDTV dan Hindustan Times, 20/6/2025).
