Close Menu
  • Amerika
  • Asean
  • Asia
  • Eropa
  • Timur Tengah
Facebook X (Twitter) Instagram
  • Amerika
  • Asean
  • Asia
  • Eropa
  • Timur Tengah
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
Internationalmedia.co.idInternationalmedia.co.id
  • Amerika
  • Asean
  • Asia
  • Eropa
  • Timur Tengah
Internationalmedia.co.idInternationalmedia.co.id
Home ยป Rahasia Dua Jam Putin-Macron: Ukraina, Nuklir Iran, dan Janji Kontak Lanjutan
Trending Indonesia

Rahasia Dua Jam Putin-Macron: Ukraina, Nuklir Iran, dan Janji Kontak Lanjutan

GunawatiBy Gunawati02-07-2025 - 04.00Tidak ada komentar2 Mins Read0 Views
Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Telegram Tumblr Email
Rahasia Dua Jam Putin-Macron: Ukraina, Nuklir Iran, dan Janji Kontak Lanjutan
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Pembicaraan telepon selama dua jam antara Presiden Rusia Vladimir Putin dan Presiden Prancis Emmanuel Macron menyita perhatian dunia. Internationalmedia.co.id melaporkan, percakapan yang berlangsung intens ini membahas berbagai isu krusial, mulai dari konflik Ukraina hingga program nuklir Iran. Kedua pemimpin negara adikuasa itu sepakat untuk melanjutkan komunikasi guna mencari solusi atas permasalahan pelik tersebut.

Dari keterangan resmi kepresidenan Prancis, Macron menegaskan kembali dukungan Prancis terhadap kedaulatan dan integritas teritorial Ukraina. Ia mendesak agar segera terjadi gencatan senjata dan dimulainya negosiasi antara Ukraina dan Rusia untuk penyelesaian konflik secara permanen. Namun, Kremlin memberikan sudut pandang berbeda. Putin mengingatkan Macron bahwa konflik di Ukraina merupakan konsekuensi langsung dari kebijakan negara-negara Barat yang selama bertahun-tahun mengabaikan kepentingan keamanan Rusia dan membangun "jembatan anti-Rusia" di Ukraina.

Rahasia Dua Jam Putin-Macron: Ukraina, Nuklir Iran, dan Janji Kontak Lanjutan
Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

Perang singkat antara Israel dan Iran juga menjadi topik pembahasan. Macron kembali mendesak Iran untuk mengurangi ketegangan dengan menghentikan pengayaan uranium. Sementara itu, Putin, mewakili Rusia sebagai anggota tetap Dewan Keamanan PBB yang memiliki hubungan dekat dengan Iran, menekankan hak Teheran untuk mengembangkan program nuklir sipil. Kedua pemimpin sepakat bahwa penyelesaian konflik terkait program nuklir Iran dan konflik Timur Tengah lainnya harus dilakukan secara diplomatik.

Meskipun perbedaan pandangan terlihat jelas, kedua presiden sepakat untuk melanjutkan kontak dan komunikasi lebih lanjut mengenai isu Ukraina dan program nuklir Iran. Janji untuk menjalin komunikasi lebih intensif ini menimbulkan pertanyaan: akankah upaya diplomatik ini membuahkan hasil nyata dalam meredakan ketegangan global? Hanya waktu yang akan menjawabnya.

Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Gunawati
Gunawati

kontributor International Media yang berfokus pada peliputan berita dari kawasan Amerika dan Eropa. Ia secara rutin menyajikan analisis mengenai kebijakan luar negeri, isu-isu sosial, dan perkembangan politik di negara-negara Barat.

Related Posts

Rahasia Andrew Terkuak Istana Siap Buka Pintu

10-02-2026 - 18.45

Misteri Epstein Terbongkar Konflik Global Memanas

10-02-2026 - 18.30

Dunia Hancur Utusan Trump Beri Jawaban Tak Terduga

10-02-2026 - 18.15

Agenda Mendesak Netanyahu di Washington

10-02-2026 - 18.00

Iran Siap Encerkan Uranium Ini Syaratnya

10-02-2026 - 16.45

Hanya Dia Tahu Kunci Skandal Epstein

10-02-2026 - 16.30
Leave A Reply Cancel Reply

Internationalmedia.co.id
  • Privacy
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak
  • Tentang

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.