Close Menu
  • Amerika
  • Asean
  • Asia
  • Eropa
  • Timur Tengah
Facebook X (Twitter) Instagram
  • Amerika
  • Asean
  • Asia
  • Eropa
  • Timur Tengah
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
Internationalmedia.co.idInternationalmedia.co.id
  • Amerika
  • Asean
  • Asia
  • Eropa
  • Timur Tengah
Internationalmedia.co.idInternationalmedia.co.id
Home ยป Putin Abaikan Perdamaian? Konsekuensi Menanti!
Trending Indonesia

Putin Abaikan Perdamaian? Konsekuensi Menanti!

GunawatiBy Gunawati16-05-2025 - 15.45Tidak ada komentar2 Mins Read0 Views
Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Telegram Tumblr Email
Putin Abaikan Perdamaian?  Konsekuensi Menanti!
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Internationalmedia.co.id melaporkan, Perdana Menteri Inggris, Keir Starmer, mendesak agar Presiden Rusia Vladimir Putin bertanggung jawab atas penolakannya untuk berunding damai dengan Ukraina. Starmer menyebut taktik Putin yang menunda-nunda perundingan sambil terus melancarkan serangan di Ukraina sebagai hal yang tak termaafkan. Pernyataan tegas ini disampaikan Starmer menyusul ketidakhadiran Putin dalam perundingan yang dijadwalkan di Turki. Padahal, usulan perundingan langsung tersebut datang dari Putin sendiri.

Pernyataan tersebut dikeluarkan menjelang pertemuan Komunitas Politik Eropa (EPC) di Albania, yang bertepatan dengan upaya perundingan antara Ukraina dan Rusia di Istanbul. Meskipun perundingan diharapkan dapat berlangsung, baik Putin maupun Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy diprediksi tidak akan hadir. Menteri Luar Negeri Amerika Serikat, Marco Rubio, bahkan menyatakan keraguannya akan tercapainya terobosan perdamaian.

Putin Abaikan Perdamaian?  Konsekuensi Menanti!
Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

Downing Street, kantor PM Inggris, menyatakan para peserta EPC akan menekan Kremlin setelah Putin menghindari perundingan damai yang difasilitasi AS di Istanbul. Starmer menegaskan, gencatan senjata tanpa syarat harus disepakati, dan jika Rusia menolak berunding, Putin harus menanggung konsekuensinya. Inggris mengindikasikan sektor energi Rusia akan menjadi target utama sanksi baru jika Rusia tetap menolak gencatan senjata. Uni Eropa dan Inggris baru-baru ini menyepakati serangkaian sanksi baru terhadap armada minyak "bayangan" Rusia. Langkah ini menunjukkan keseriusan Barat dalam menekan Rusia untuk mengakhiri konflik.

Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Gunawati
Gunawati

kontributor International Media yang berfokus pada peliputan berita dari kawasan Amerika dan Eropa. Ia secara rutin menyajikan analisis mengenai kebijakan luar negeri, isu-isu sosial, dan perkembangan politik di negara-negara Barat.

Related Posts

Spanyol Berani Tolak AS Trump Ngamuk

04-03-2026 - 21.45

Sikap Tegas Spanyol Bikin Trump Murka

04-03-2026 - 21.30

Timur Tengah Bergejolak Saudi Siap Balas

04-03-2026 - 21.15

Langit Turki Nyaris Mencekam

04-03-2026 - 21.00

Identitas Prajurit AS yang Gugur di Kuwait Terungkap

04-03-2026 - 18.45

Timur Tengah Membara AS Kerahkan Kekuatan Penuh Gempur Iran

04-03-2026 - 18.30
Leave A Reply Cancel Reply

Internationalmedia.co.id
  • Privacy
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak
  • Tentang

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.