Menjelang laga krusial antara Persija Jakarta dan Persib Bandung di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) sore ini, Polda Metro Jaya telah menyiapkan strategi komprehensif untuk memastikan kepulangan suporter berjalan aman dan lancar. Internationalmedia.co.id – News melaporkan, pengaturan bertahap ini dirancang khusus untuk mengurai kepadatan lalu lintas dan mencegah penumpukan kendaraan di area keluar GBK.
Skema kepulangan ini akan fokus pada pengaturan bus berdasarkan tujuan dan kondisi arus lalu lintas. Bus yang mengangkut suporter dengan tujuan wilayah DKI Jakarta akan diprioritaskan untuk keluar lebih awal. Setelah kondisi arus memungkinkan dan kepadatan mulai terurai, giliran bus menuju wilayah aglomerasi seperti Bogor, Depok, Tangerang, Tangerang Selatan, dan Bekasi akan diizinkan bergerak.

Kabidhumas Polda Metro Jaya, Kombes Budi Hermanto, menegaskan bahwa pengaturan ini adalah langkah antisipatif demi kelancaran dan ketertiban. "Kepulangan yang bertahap ini esensial agar pergerakan kendaraan lebih teratur dan tidak terjadi penumpukan massal pada satu waktu. Ini demi kepentingan bersama, memastikan seluruh penonton dapat meninggalkan kawasan dengan aman, sekaligus menjaga kelancaran arus lalu lintas di sekitar GBK," jelas Kombes Budi dalam keterangan resminya yang diterima internationalmedia.co.id.
Guna mendukung implementasi skema ini, sejumlah personel lalu lintas telah disiagakan di berbagai ruas jalan yang diprediksi akan mengalami kepadatan. Titik-titik strategis yang menjadi fokus pengamanan meliputi Jalan Jenderal Sudirman, Jalan Gatot Subroto, Simpang Semanggi, Jalan Gerbang Pemuda, Jalan Pintu Satu Senayan, Jalan Gelora, dan Jalan Asia Afrika. Mereka akan bertugas mengatur arus dan memberikan panduan kepada pengguna jalan, menyesuaikan dengan dinamika situasi di lapangan.
Pihak kepolisian juga mempertimbangkan pergerakan kendaraan pribadi, transportasi umum, serta aktivitas masyarakat umum di sekitar kawasan Senayan agar tidak terganggu. Oleh karena itu, Polda Metro Jaya mengimbau seluruh penonton untuk mematuhi arahan petugas di lapangan dan panitia penyelenggara, serta menghindari keinginan untuk terburu-buru meninggalkan kawasan secara serentak. "Kami sangat berharap semua penonton dapat mengikuti pengaturan yang telah kami siapkan. Dengan sikap tertib dan saling menghormati, kami yakin proses kepulangan akan berjalan lebih lancar, aman, dan nyaman bagi seluruh pihak," pungkas Kombes Budi.
