Seruan mengejutkan datang dari pemimpin Korea Utara, Kim Jong Un. Internationalmedia.co.id melansir, Kim Jong Un memerintahkan militernya bersiap menghadapi "perang sesungguhnya" kapan saja. Pernyataan tegas ini disampaikan saat ia menyaksikan latihan menembak artileri baru-baru ini. Tayangan video dari Korea Central Television menunjukkan latihan tersebut, menampilkan pasukan artileri Korut melepaskan tembakan ke laut. Kim Jong Un terlihat mengamati melalui teropong, didampingi dua pejabat militer. Lokasi latihan yang digelar Rabu (23/7) dirahasiakan.
Korean Central News Agency (KCNA) dalam laporannya menyebutkan Kim Jong Un mendesak pasukannya untuk siap menghadapi perang kapan pun dan mampu "menghancurkan musuh dalam setiap pertempuran". Pernyataan ini muncul setelah laporan intelijen Korea Selatan dan negara-negara Barat menyebut Pyongyang telah mengirim lebih dari 10.000 tentara ke wilayah Kursk, Rusia, tahun lalu, untuk membantu Rusia melawan Ukraina. Korut juga diduga memasok amunisi artileri, rudal, dan sistem roket jarak jauh.

Laporan intelijen Seoul menyebutkan sekitar 600 tentara Korut tewas dalam pertempuran di Ukraina, dengan ribuan lainnya mengalami luka-luka. Sebelumnya, media Korut melaporkan dukungan penuh Kim Jong Un kepada Moskow dalam perang melawan Ukraina, menyusul kunjungan Menteri Luar Negeri Rusia, Sergei Lavrov, ke Pyongyang. Kerjasama militer Korut-Rusia semakin erat setelah penandatanganan kesepakatan militer tahun lalu, termasuk klausul pertahanan bersama, saat kunjungan Presiden Rusia Vladimir Putin ke Pyongyang. Situasi ini menimbulkan kekhawatiran akan eskalasi konflik di kawasan.
