Perairan Asia-Pasifik menyaksikan manuver terbaru dari dua kekuatan besar. Internationalmedia.co.id melaporkan, kapal perang Rusia dan China akan menggelar patroli gabungan. Langkah ini menyusul latihan militer bersama di Laut Jepang pada awal Agustus lalu, yang meliputi latihan penembakan, anti-kapal selam, dan pertahanan udara. Kerjasama militer kedua negara ini semakin menguat, menunjukkan hubungan yang semakin erat antara Moskow dan Beijing.
Latihan militer bersama tersebut, menurut Armada Pasifik Rusia, bersifat defensif dan tidak ditujukan kepada negara tertentu. Namun, patroli gabungan ini menjadi simbol nyata dari “persahabatan baja” yang dideklarasikan Presiden Xi Jinping dan Vladimir Putin. Kedua pemimpin negara adidaya ini sebelumnya menegaskan komitmen untuk melawan pengaruh Amerika Serikat dan memperdalam kerjasama di berbagai bidang, termasuk militer.

Kunjungan Xi Jinping ke Moskow dan pertemuannya dengan Putin beberapa waktu lalu menjadi titik kulminasi dari peningkatan hubungan bilateral. Pernyataan bersama yang dirilis setelah pertemuan tersebut menekankan komitmen untuk melawan apa yang disebut sebagai “dual containment” oleh Amerika Serikat terhadap Rusia dan China.
Bukan hanya di ranah militer, hubungan politik kedua negara juga semakin intens. Pertemuan Menteri Luar Negeri Rusia, Sergei Lavrov, dengan Presiden Xi Jinping di Beijing pada Juli lalu semakin memperkuat hal tersebut. Dalam pertemuan tersebut, Xi menekankan pentingnya dukungan timbal balik di forum multilateral dan mendorong kerjasama untuk membentuk tatanan internasional yang lebih adil.
Meskipun China mengklaim netral dalam konflik Ukraina, keengganan Beijing untuk mengkritik invasi Rusia dan menyerukan penarikan pasukan menunjukkan dukungan tersiratnya terhadap Moskow. Patroli gabungan ini pun menunjukkan bahwa kerjasama Rusia-China melampaui sekadar retorika, dan berpotensi membentuk dinamika geopolitik baru di kawasan Asia-Pasifik. Apakah ini pertanda era baru dominasi kekuatan Timur? Kita tunggu saja perkembangan selanjutnya.

