Sebuah kisah keberanian luar biasa muncul dari insiden penembakan mengerikan di Pantai Bondi, Sydney, Australia. Internationalmedia.co.id – News melaporkan, seorang pria bernama Ahmed Al Ahmed, 43 tahun, menjadi sorotan dunia setelah aksinya yang nekat merebut senjata api dari salah satu pelaku penembakan dengan tangan kosong, mempertaruhkan nyawanya demi menyelamatkan banyak orang.
Dalam rekaman video yang viral, Ahmed, yang mengenakan kaus putih, terlihat sigap mendekati pelaku bersenjata dan berhasil melucuti senjatanya. Namun, aksi heroik ini harus dibayar mahal; Ahmed sendiri tertembak dua kali di bahu kiri atas dan segera dilarikan ke rumah sakit untuk menjalani operasi.

Ahmed, seorang warga lokal Sydney yang memiliki toko buah di Sutherland, adalah ayah dari dua anak. Kerabatnya, Jozay Alkanj, menceritakan momen mencekam sebelum Ahmed bertindak. "Dia sangat takut, dan berkata saya akan mati," tutur Alkanj, mengutip perkataan Ahmed yang bahkan sempat menitipkan pesan terakhir untuk keluarganya jika ia tidak selamat dalam aksinya melawan pelaku bersenjata. Sepupu Ahmed lainnya, Mostafa, menambahkan bahwa mereka bersembunyi di balik mobil dan melihat penembakan terjadi sangat dekat.
Keberanian Ahmed segera menuai pujian dari berbagai penjuru dunia. Perdana Menteri New South Wales, Chris Minns, menyebut Ahmed sebagai "pahlawan sejati" dan aksinya sebagai "pemandangan paling luar biasa yang pernah saya lihat." Pujian juga datang dari mantan Presiden AS Donald Trump, yang menyebut Ahmed "orang yang sangat berani" dan "menyelamatkan banyak nyawa." Bahkan, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu turut memuji Ahmed sebagai "pria Muslim pemberani" yang menghentikan teroris. PM Australia Anthony Albanese juga tak ketinggalan, mengakui Ahmed "merebut senjata dari pelaku dengan mempertaruhkan nyawanya."
Setelah menjalani operasi untuk mengeluarkan peluru, kondisi Ahmed dilaporkan stabil dan kini dalam masa pemulihan di St George Hospital, didampingi oleh keluarga. Ayah Ahmed, berbicara dalam bahasa Arab, mengungkapkan kebanggaannya. "Dia bersyukur kepada Tuhan karena dia mampu melakukan ini, untuk membantu orang-orang tidak bersalah dan menyelamatkan orang-orang dari monster-monster itu," ujarnya, menegaskan bahwa putranya adalah pahlawan.
Sebagai bentuk apresiasi atas pengorbanannya, publik meluncurkan penggalangan dana via GoFundMe untuk Ahmed. Dalam hitungan jam, kampanye ini berhasil mengumpulkan lebih dari AUS$ 200.000 (sekitar Rp 2,2 miliar). Salah satu donatur terbesar adalah bankir investasi AS dan miliarder, Bill Ackman, yang menyumbangkan AUS$ 99.999 atau setara Rp 1,1 miliar. Ackman, yang juga membagikan tautan GoFundMe di media sosial X, menyatakan ingin memberikan "hadiah" kepada Ahmed atas aksi heroiknya.
Kisah Ahmed Al Ahmed menjadi simbol keberanian dan kemanusiaan di tengah tragedi, mengingatkan dunia akan kekuatan individu untuk membuat perbedaan besar dalam situasi paling kritis.
