Internationalmedia.co.id – News melaporkan, seorang warga negara (WN) Malaysia meregang nyawa saat menikmati keindahan bawah laut Nusa Penida, Bali. Siti Nuraini Binti Rusidi, 39 tahun, ditemukan tak bernyawa setelah insiden penyelaman di perairan Crystal Bay, Desa Sakti, Kecamatan Nusa Penida, Klungkung, Rabu (16/9/2026). Peristiwa tragis ini menyelimuti keindahan destinasi wisata bahari tersebut.
Menurut keterangan Kasi Humas Polres Klungkung, Iptu Dewa Nyoman Alit Purnawibawa, insiden bermula saat korban bersama rombongan memulai aktivitas menyelam di Manta Bay sekitar pukul 08.00 WITA. Sebelum terjun ke air, pemandu sempat menanyakan kondisi Siti Nuraini yang terlihat batuk-batuk. Namun, korban menyatakan dirinya sanggup dan penyelaman pertama di lokasi tersebut berjalan lancar tanpa kendala.

Tragedi kemudian terjadi saat rombongan melanjutkan penyelaman ke lokasi kedua, Crystal Bay, sekitar pukul 11.00 WITA. Di kedalaman, saksi mata melihat Siti Nuraini memberikan isyarat kekurangan oksigen. Dalam kondisi panik, ia bahkan sempat melepaskan alat pernapasannya. Pemandu dengan sigap langsung memberikan bantuan oksigen dan segera membawa korban naik ke permukaan perairan menuju perahu.
Setibanya di atas perahu, kapten kapal dan pemandu melihat korban mengeluarkan busa dari hidung dan mulutnya, sebuah tanda bahaya serius. Siti Nuraini segera dilarikan ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan pertolongan medis. Berdasarkan hasil pemeriksaan awal dari tim medis Klinik Nusa Medika, korban diduga kuat mengalami henti napas.
Iptu Dewa Nyoman Alit Purnawibawa menegaskan bahwa penyebab pasti kematian masih dalam tahap penyelidikan lebih lanjut oleh pihak berwenang. Jenazah Siti Nuraini Binti Rusidi kini telah dievakuasi ke RSUD Bali Mandara untuk penanganan lebih lanjut, termasuk autopsi jika diperlukan, guna mengungkap penyebab pasti tragedi ini. Pihak kepolisian terus mendalami keterangan saksi dan bukti-bukti di lapangan untuk memastikan kronologi lengkap dan faktor-faktor yang mungkin berkontribusi terhadap kematian tragis penyelam asal Malaysia tersebut.
