Close Menu
  • Amerika
  • Asean
  • Asia
  • Eropa
  • Timur Tengah
Facebook X (Twitter) Instagram
  • Amerika
  • Asean
  • Asia
  • Eropa
  • Timur Tengah
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
Internationalmedia.co.idInternationalmedia.co.id
  • Amerika
  • Asean
  • Asia
  • Eropa
  • Timur Tengah
Internationalmedia.co.idInternationalmedia.co.id
Home ยป Netanyahu dan Kushner Sepakati Deportasi Ratusan Pejuang Hamas?
Trending Indonesia

Netanyahu dan Kushner Sepakati Deportasi Ratusan Pejuang Hamas?

GunawatiBy Gunawati12-11-2025 - 15.45Tidak ada komentar2 Mins Read1 Views
Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Telegram Tumblr Email
Netanyahu dan Kushner Sepakati Deportasi Ratusan Pejuang Hamas?
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Internationalmedia.co.id – Kabar mengejutkan datang dari Timur Tengah, Israel dan Amerika Serikat (AS) dilaporkan telah mencapai kesepakatan untuk memindahkan sekitar 200 pejuang Hamas yang saat ini terjebak di terowongan Rafah, Jalur Gaza selatan. Informasi ini mencuat dari laporan surat kabar lokal Israel, Yedioth Ahronoth, yang mengutip sumber anonim dari Kabinet Keamanan Tel Aviv.

Menurut laporan tersebut, kesepakatan ini merupakan hasil pembicaraan intensif antara Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, dan utusan khusus AS, Jared Kushner, yang juga merupakan menantu mantan Presiden Donald Trump. Pertemuan yang berlangsung pekan ini di Israel itu membahas nasib para pejuang Hamas yang terperangkap di terowongan Rafah.

Netanyahu dan Kushner Sepakati Deportasi Ratusan Pejuang Hamas?
Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

Sumber pejabat Israel yang dikutip oleh Yedioth Ahronoth mengungkapkan bahwa Israel akan memfasilitasi pemindahan para pejuang tersebut dengan aman keluar dari wilayah Palestina. Namun, hingga saat ini, belum ada negara yang menyatakan kesediaannya untuk menerima para pejuang Hamas tersebut.

Rafah sendiri terletak di sebelah timur "garis kuning" yang dikuasai oleh pasukan Israel, sesuai dengan kesepakatan gencatan senjata yang dimulai pada 10 Oktober lalu. Meskipun warga Palestina diizinkan bergerak di area sebelah barat garis tersebut, zona ini kerap kali menjadi sasaran serangan Israel yang menyebabkan ratusan korban jiwa.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada konfirmasi resmi dari pihak AS, Israel, maupun Hamas terkait laporan ini. Pada Minggu (9/11) lalu, Hamas sempat menuntut pertanggungjawaban Israel atas bentrokan yang terjadi dengan para pejuangnya yang terjebak di Rafah. Perkembangan situasi ini terus dipantau oleh internationalmedia.co.id untuk mendapatkan informasi lebih lanjut.

Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Gunawati
Gunawati

kontributor International Media yang berfokus pada peliputan berita dari kawasan Amerika dan Eropa. Ia secara rutin menyajikan analisis mengenai kebijakan luar negeri, isu-isu sosial, dan perkembangan politik di negara-negara Barat.

Related Posts

Iran Lanjutkan Serangan Meski Rudal Dihantam NATO

05-03-2026 - 12.45

Rudal Iran Nyaris Masuk Turki Ankara Beri Pesan Tegas

05-03-2026 - 12.30

Dalang Pembunuhan Trump Tewas

05-03-2026 - 12.15

Fakta Mengejutkan Serangan Iran

05-03-2026 - 12.00

Misteri Ledakan Kapal Minyak Kuwait

05-03-2026 - 10.45

Iran Gempur Markas Rahasia di Irak Washington Dituding

05-03-2026 - 10.30
Leave A Reply Cancel Reply

Internationalmedia.co.id
  • Privacy
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak
  • Tentang

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.