Internationalmedia.co.id – News – Seorang pedagang kopi keliling berinisial HRN (61) harus menelan pil pahit setelah sepeda motornya raib dibawa kabur seorang pria tak dikenal di kawasan Kelapa Gading, Jakarta Utara. Pelaku melancarkan aksinya dengan modus berpura-pura kehabisan bensin dan meminjam kendaraan korban untuk membeli bahan bakar. Insiden penipuan ini terjadi pada Minggu (23/8/2026) siang, meninggalkan HRN dalam kerugian dan kepanikan.
Menurut keterangan Kanit Reskrim Polsek Kelapa Gading, AKP Kiki Tanlim, kejadian bermula sekitar pukul 11.30 WIB. Saat itu, HRN sedang berjualan kopi di lokasi kejadian menggunakan sepeda motornya sebagai sarana menjajakan dagangan. Tiba-tiba, seorang pria tak dikenal menghampiri HRN dengan mengendarai sepeda motor lain, mengaku kehabisan bensin dan meminta bantuan.

Pelaku kemudian meminjam sepeda motor HRN dengan dalih hendak membeli bensin di sekitar Kelapa Gading. Untuk meyakinkan korban, pelaku bahkan meninggalkan sepeda motornya sendiri di dekat gerobak kopi HRN. Tergiur dengan janji pelaku yang akan mengisi bensin motornya kembali, HRN pun luluh dan menyerahkan kunci kendaraannya.
Namun, waktu terus berlalu dan pelaku tak kunjung kembali. HRN yang awalnya sabar menunggu, akhirnya sadar bahwa dirinya telah menjadi korban penipuan dan penggelapan. Tanpa pikir panjang, HRN segera melaporkan kejadian nahas ini ke Polsek Kelapa Gading. Korban melaporkan kehilangan satu unit sepeda motor miliknya.
"Kami tengah mengejar pelaku dan mengumpulkan keterangan serta rekaman kamera yang ada di lokasi," terang AKP Kiki Tanlim di Jakarta, seperti dilansir Antara, Senin (24/8/2026). Tim piket Reserse Kriminal Polsek Kelapa Gading langsung bergerak cepat melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan meminta keterangan dari sejumlah saksi mata.
AKP Kiki menambahkan, pihaknya juga tengah memeriksa rekaman kamera pengawas (CCTV) yang terpasang di sekitar lokasi kejadian untuk mengidentifikasi ciri-ciri pelaku. "Kami masih dalam proses penyelidikan intensif untuk mengungkap kasus ini dan menangkap pelakunya," tegasnya. Pihak kepolisian mengimbau masyarakat agar selalu waspada terhadap modus penipuan serupa.
