Upaya pencarian korban Kapal Motor (KM) Virgo Transport 8 yang tenggelam di perairan Banjarmasin kini semakin diintensifkan. Internationalmedia.co.id – News melaporkan, tim SAR mengandalkan teknologi canggih berupa Remotely Operated Vehicle (ROV) atau robot bawah air untuk menemukan posisi pasti kapal dan memudahkan proses evakuasi.
Penggunaan ROV ini krusial untuk memetakan kondisi bawah air dan menentukan lokasi persis bangkai kapal. Direktur Operasi Basarnas, Laksmana Pertama Yudhi Bramantyo Nur Sasongko, menjelaskan pentingnya teknologi ini. "Kita menggunakan ROV yang ada, kamera monitor kemudian posisinya akan disampaikan ke penyelam," ujar Bramantyo, seperti dikutip dari internationalmedia.co.id baru-baru ini.

Pengetahuan tentang posisi dan kondisi internal kapal sangat vital bagi para penyelam untuk merencanakan strategi evakuasi yang aman dan efektif. "ROV tetap yang utama kita gunakan. Jadi ROV berjalan, tim penyelam juga berjalan," tambahnya, menegaskan sinergi antara teknologi dan personel dalam operasi ini.
Dalam dua hari terakhir operasi, Bramantyo mengungkapkan bahwa tim penyelam telah berhasil masuk ke dalam bangkai kapal. Mereka berhasil mengamankan sejumlah barang bukti penting yang dapat memberikan petunjuk lebih lanjut terkait insiden ini. Barang-barang tersebut meliputi 197 paket kiriman ekspedisi, sembilan flare, alat bantu pelontar flare, baterai life raft, lampu life raft, serta satu dompet berwarna cokelat lengkap dengan KTP.
Seluruh barang bukti yang berhasil dievakuasi kini telah diamankan di Pelabuhan Trisakti Banjarmasin. Selanjutnya, barang-barang tersebut akan diserahkan kepada Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) untuk dianalisis lebih lanjut sebagai bagian dari investigasi penyebab tenggelamnya KM Virgo Transport 8.
