internationalmedia.co.id – Aksi penembakan misterius yang menyasar corong pengeras suara atau toa di sebuah masjid di kawasan Kelurahan Sawah Lama, Ciputat, Tangerang Selatan, kini memasuki babak baru. Pihak kepolisian menyatakan bahwa mereka telah berhasil mengidentifikasi sosok yang diduga kuat sebagai pelaku di balik aksi vandalisme berbahaya tersebut. Meski demikian, proses hukum masih terus berjalan karena polisi belum ingin terburu-buru dalam menetapkan status tersangka sebelum seluruh bukti terkumpul secara utuh.
Kapolsek Ciputat Timur, Kompol Bambang Askar Sodiq, menjelaskan bahwa berdasarkan serangkaian keterangan yang dihimpun dari para saksi di lokasi kejadian, profil pelaku sudah mulai mengerucut pada satu individu. Namun, ia menegaskan bahwa identitas saja tidak cukup untuk menjerat pelaku di hadapan hukum. Polisi masih harus melakukan pendalaman lebih lanjut guna mencari bukti petunjuk lain yang dapat memperkuat konstruksi perkara.

"Walaupun identitas dugaan pelaku berdasarkan keterangan saksi sudah mengerucut kepada satu orang, kami masih harus mendalami kasus ini sesuai dengan bukti petunjuk lainnya agar proses hukum berjalan kuat," ujar Bambang dalam keterangannya pada Minggu (8/11/2026).
Kejadian ini sempat menimbulkan keresahan di tengah masyarakat setempat. Menanggapi situasi tersebut, Kompol Bambang menekankan bahwa kehadiran Polri di tengah warga bukan sekadar untuk menjalankan fungsi penegakan hukum semata. Lebih dari itu, polisi berkomitmen untuk hadir guna memberikan rasa aman, ketenangan, dan stabilitas sosial bagi seluruh warga, terutama setelah adanya gangguan keamanan seperti penembakan tersebut.
Terkait penanganan kasus ini, pihak Yayasan Masjid Al Falah menyatakan dukungannya terhadap langkah hukum yang diambil. Pihak yayasan telah menyerahkan sepenuhnya proses penyelidikan dan penyidikan kepada Polsek Ciputat Timur agar pelaku dapat segera diproses sesuai aturan yang berlaku.
Kronologi kejadian ini bermula pada Sabtu (24/10) lalu. Berdasarkan keterangan saksi, setelah pelaksanaan salat Asar, warga mendapati kondisi corong pengeras suara masjid dalam keadaan rusak dan berlubang akibat tembakan. Kecurigaan warga semakin menguat ketika pada Minggu (25/10) malam, setelah pelaksanaan salat Isya, terdengar kembali suara letusan tembakan yang diduga berasal dari arah yang sama.
Sebagai bentuk dukungan moril dan upaya pemulihan kondisi masjid, jajaran Polsek Ciputat Timur menggelar kegiatan Silaturahim Subuh di Masjid Al-Falaah, Jalan Garuda Nomor 99, Ciputat. Acara tersebut dihadiri oleh tokoh agama, pengurus masjid, serta warga sekitar. Dalam kesempatan tersebut, Kapolsek juga menyerahkan bantuan perangkat pengeras suara baru untuk menggantikan toa yang rusak, guna memastikan kegiatan ibadah dan dakwah di masjid tersebut dapat kembali berjalan normal tanpa gangguan.
