Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri, belum lama ini memberikan masukan langsung kepada Presiden terpilih Prabowo Subianto terkait program Makan Bergizi Gratis (MBG). Dengan gaya khasnya, Megawati menyoroti kurangnya variasi menu dan bahkan secara spesifik menyebut keinginannya agar ada rendang sesekali. Hal ini diungkapkan Megawati dalam acara Ekspose Naskah Sumber Arsip Dasar Negara II yang diselenggarakan oleh Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) di Jakarta. Internationalmedia.co.id – News melaporkan, saran tersebut disampaikan Megawati sebagai bentuk perhatian seorang ibu.
"Mas, makanannya saya lihat kok itu-itu saja toh yo. Lho mbok ya kan daerah kita ini macam-macam ya, mbok ada rendang sekali-kali," ujar Megawati menirukan ucapannya kepada Prabowo, yang kemudian disambut tawa oleh Presiden terpilih itu. Megawati menjelaskan bahwa ia menyampaikan masukan tersebut sebagai seorang ibu yang telah lama bersahabat dengan Prabowo. Ia menekankan pentingnya keberagaman menu untuk program yang menyasar jutaan anak Indonesia tersebut.

Dalam kesempatan yang sama, Megawati sempat menyinggung peran krusial ibu-ibu dalam mendidik dan memperhatikan tumbuh kembang anak. Ia mengamati banyaknya kasus perundungan anak dan mengingatkan para ibu untuk lebih fokus pada kesehatan anak, seperti pencegahan stunting, daripada hanya mementingkan penampilan. "Dulu kalau di partai saya saya bilangnya, ‘Udah Bu Ibu enggak usah dandan deh pakai glowing-glowing kayak gitu. Lupa deh anaknya mestinya kan dibuat stuntingnya hilang’," tuturnya.
Pernyataan ini menjadi latar belakang mengapa Megawati merasa perlu memberikan saran mengenai program MBG. Ia melihat program tersebut sebagai salah satu upaya konkret dalam mendukung tumbuh kembang anak. Ia juga mendorong agar tidak ada kekhawatiran dalam menciptakan variasi menu. "Benar dong kan cuma itu-itu saja toh? Ibu-ibu tuh enggak usah takut. Kok ini kalau saya lihat terus tegang gitu lho," pungkas Megawati, menyerukan agar program MBG dapat terus berinovasi demi gizi terbaik bagi anak-anak Indonesia.
