Internationalmedia.co.id – Kabar duka datang dari Jepang utara, seorang wanita dilaporkan tewas mengenaskan setelah diserang beruang saat mencari jamur di hutan. Insiden tragis ini terjadi saat korban bersama tiga rekannya tengah asyik memetik jamur di kawasan pegunungan. Satu orang lainnya dilaporkan hilang dan masih dalam pencarian.
Menurut laporan pihak kepolisian setempat, kejadian nahas ini terjadi pada hari Jumat (3/1) waktu setempat. Keempat orang tersebut, termasuk dua wanita lansia berusia 70-an tahun, sedang menikmati kegiatan memetik jamur di area pegunungan.

Salah seorang dari kelompok tersebut sempat menghubungi polisi dan melaporkan bahwa salah seorang wanita telah diserang oleh beruang. Media lokal melaporkan bahwa luka-luka pada tubuh korban mengindikasikan serangan hewan buas tersebut.
Tragisnya, ini bukan satu-satunya kasus serangan beruang di Jepang. Di Prefektur Nagano, jenazah seorang pria berusia 78 tahun ditemukan dengan sejumlah luka cakaran, yang diduga kuat akibat serangan beruang.
Peningkatan populasi beruang liar yang memasuki wilayah permukiman di Jepang menjadi perhatian serius. Faktor-faktor seperti penurunan populasi manusia dan perubahan iklim diduga menjadi penyebab utama fenomena ini.
Menyusul meningkatnya kasus serangan beruang, pemerintah Jepang mengambil langkah dengan melonggarkan aturan kepemilikan senjata api bagi para pemburu di area padat penduduk. Langkah ini diharapkan dapat membantu mengurangi risiko serangan beruang terhadap manusia.
Data dari NHK menunjukkan bahwa antara April dan Agustus tahun ini, 69 orang di seluruh Jepang mengalami luka-luka akibat serangan beruang, dengan lima kasus berujung pada kematian. Data pemerintah juga mencatat 85 serangan beruang dengan tiga korban jiwa dalam setahun yang berakhir Maret 2025. Tahun sebelumnya, tercatat 219 serangan dan enam kematian.

