Close Menu
  • Amerika
  • Asean
  • Asia
  • Eropa
  • Timur Tengah
Facebook X (Twitter) Instagram
  • Amerika
  • Asean
  • Asia
  • Eropa
  • Timur Tengah
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
Internationalmedia.co.idInternationalmedia.co.id
  • Amerika
  • Asean
  • Asia
  • Eropa
  • Timur Tengah
Internationalmedia.co.idInternationalmedia.co.id
Home » Lebanon Ungkap Ribuan Nyawa Melayang
Trending Indonesia

Lebanon Ungkap Ribuan Nyawa Melayang

GunawatiBy Gunawati25-03-2026 - 16.30Tidak ada komentar3 Mins Read1 Views
Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Telegram Tumblr Email
Lebanon Ungkap Ribuan Nyawa Melayang
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Beirut – Konflik berkepanjangan di Timur Tengah terus menelan korban jiwa. Internationalmedia.co.id – News melaporkan, Kementerian Kesehatan Lebanon baru-baru ini mengungkapkan bahwa gelombang serangan udara dan darat Israel telah menyebabkan sedikitnya 1.072 orang tewas. Angka ini menandai peningkatan signifikan dalam daftar panjang penderitaan yang dialami warga sipil di Lebanon, dengan ribuan lainnya dilaporkan mengalami luka-luka akibat gempuran militer Tel Aviv.

Lebanon sendiri telah terseret ke dalam pusaran konflik regional sejak awal Maret lalu, tepatnya pada tanggal 2 Maret. Pemicunya adalah serangan roket yang dilancarkan oleh kelompok Hizbullah, yang didukung Iran, terhadap wilayah Israel. Hizbullah mengklaim serangan tersebut sebagai balasan atas pembunuhan pemimpin tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, dalam sebuah operasi yang disebut melibatkan Amerika Serikat dan Israel. Sebagai respons, Tel Aviv melancarkan serangan udara besar-besaran ke wilayah Lebanon, dengan dalih menargetkan posisi-posisi Hizbullah, serta mengerahkan pasukan darat ke area perbatasan.

Lebanon Ungkap Ribuan Nyawa Melayang
Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

Dalam laporan harian terbaru yang dirilis oleh Kementerian Kesehatan Lebanon, dan dikutip oleh Anadolu Agency serta Middle East Monitor pada Rabu (25/3/2026), disebutkan bahwa 33 orang meninggal dunia dan 90 lainnya mengalami luka-luka hanya dalam kurun waktu 24 jam terakhir. Dengan penambahan angka tersebut, total korban tewas kini mencapai 1.072 jiwa, sementara 2.966 orang lainnya dilaporkan menderita luka-luka akibat eskalasi kekerasan ini.

Secara lebih rinci, Kementerian Kesehatan Lebanon memaparkan bahwa pada Selasa (24/3) saja, setidaknya 17 warga sipil tewas dan 20 lainnya terluka. Korban-korban ini jatuh akibat serangan udara dan tembakan artileri Israel yang secara spesifik menargetkan bangunan permukiman serta berbagai area sipil di sejumlah wilayah Lebanon. Salah satu insiden tragis terjadi di Bashamoun, distrik Aley, Gunung Lebanon, di mana dua orang dilaporkan tewas dan lima lainnya terluka.

Kantor berita Lebanon, NNA, juga melaporkan kehancuran sebuah rumah di kota Zefta, distrik Nabatieh, akibat serangan jet tempur Israel yang menewaskan dua orang. Serangkaian serangan udara lainnya juga dilaporkan menghantam Srifa, Haris, Rshaf, dan Deir Antar di distrik Bint Jbeil, serta Touline di Marjayoun, menambah daftar panjang kerusakan infrastruktur dan kerugian nyawa.

Tidak hanya dari udara, NNA juga mengonfirmasi operasi darat Israel. Pasukan darat Israel dilaporkan menyusup ke kota Halta di area Arqoub pada tengah malam, melakukan penggerebekan di sebuah rumah. Insiden ini mengakibatkan satu orang tewas, beberapa lainnya terluka, dan empat warga sipil diculik. Di tempat lain, bentrokan sengit pecah di kota Qawzah, distrik Bint Jbeil, antara pejuang Hizbullah dan pasukan militer Israel. Pertempuran ini terjadi menyusul upaya penyusupan Israel yang didukung tembakan artileri dan tank, yang juga menargetkan kota Hanine.

Gelombang serangan juga melanda pinggiran selatan Beirut. Sejak Senin (23/3) malam, pesawat tempur Israel melancarkan tujuh serangan udara intensif di area-area padat penduduk seperti Burj al-Barajneh, Kafaat, Haret Hreik, Bir al-Abded, Jamous, dan Hadath. Juru bicara militer Israel, Avichay Adraee, mengklaim bahwa serangan-serangan ini secara spesifik menargetkan ‘infrastruktur Hizbullah’ di wilayah tersebut. Selain itu, internationalmedia.co.id juga sebelumnya memberitakan tentang aksi militer Israel yang menghancurkan jembatan Qasmiyeh di Lebanon, menunjukkan luasnya cakupan operasi militer mereka.

Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Gunawati
Gunawati

kontributor International Media yang berfokus pada peliputan berita dari kawasan Amerika dan Eropa. Ia secara rutin menyajikan analisis mengenai kebijakan luar negeri, isu-isu sosial, dan perkembangan politik di negara-negara Barat.

Related Posts

Trump Menang Perang Iran Kapan Berakhir

25-03-2026 - 18.15

Gencatan Senjata AS Dibalas Rentetan Rudal Iran Mengguncang Dunia

25-03-2026 - 18.00

Mengapa Lebanon Usir Dubes Iran

25-03-2026 - 16.15

Penyusup Kedubes China Bikin Geger Tokyo

25-03-2026 - 16.00

Bandara Kuwait Terbakar Hebat

25-03-2026 - 12.45

Terkuak Rencana Rahasia Trump Redakan Konflik Iran

25-03-2026 - 12.30
Leave A Reply Cancel Reply

Internationalmedia.co.id
  • Privacy
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak
  • Tentang

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.